JAKARTA – Tidak ada yang menyangka Ahmad Sahroni, mantan sopir tembak di Tanjung Priok, mampu menembus dunia politik nasional. Pada Pemilu Legislatif 2014, ia berhasil meraih 48.231 suara di Dapil DKI Jakarta III dan mengantarkannya duduk di kursi DPR RI.
Hasil real count KPU Jakarta Utara bahkan menempatkan Sahroni sebagai caleg dengan suara terbanyak di wilayah tersebut.
Ahmad Sahroni adalah contoh nyata perjalanan hidup dari bawah hingga puncak kesuksesan. Lahir di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 8 Agustus 1977, ia tumbuh dalam keluarga sederhana. Sejak kecil, Sahroni sudah terbiasa bekerja keras demi membantu keluarganya, mulai dari berjualan nasi goreng, menjadi sopir bajaj, hingga sopir tembak taksi.
Ketekunannya mengantarkan Sahroni ke dunia bisnis, khususnya di sektor jasa transportasi dan migas. Ia mendirikan perusahaan PT Ruwindo Petro Mandiri, yang kemudian mengubah kehidupannya secara drastis. Dari sanalah muncul julukan “Crazy Rich Tanjung Priok”, menggambarkan perjalanan hidupnya yang penuh inspirasi.
Sukses di bisnis tidak membuatnya berhenti. Ia kemudian masuk ke dunia politik melalui Partai NasDem, maju sebagai calon anggota DPR RI dari dapil DKI Jakarta III. Pada Pemilu 2014 ia berhasil terpilih, dan pada Pemilu 2019 semakin menguat dengan perolehan suara lebih dari 48 ribu suara. Kini, Sahroni menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Di luar politik, Sahroni aktif dalam kegiatan sosial untuk masyarakat kecil, terutama di Tanjung Priok, tempat ia dibesarkan. Ia kerap turun langsung memberi bantuan pendidikan, kesehatan, hingga dukungan ekonomi. Kehidupannya bersama istri dan dua anaknya tetap sederhana, meski dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus politisi berpengaruh.
Kisah hidup Ahmad Sahroni menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, semangat pantang menyerah, dan doa mampu mengubah jalan hidup seseorang. Dari anak sopir bajaj menjadi anggota DPR RI, Sahroni kini menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia.
Pria yang akrab disapa Bang Roni itu menegaskan dirinya maju ke Senayan bukan untuk sekadar mencari status atau harta, melainkan untuk memperjuangkan rakyat, khususnya warga Jakarta Utara.
“Visi misi saya ingin menjadi wakil rakyat yang terbaik buat masyarakat. Saya akan berjuang demi kepentingan rakyat dan berbagi dengan masyarakat,” ujar Sahroni usai dinyatakan lolos ke DPR.
Sebagai kader Partai NasDem, anak asli Priok ini menegaskan dirinya sudah mapan secara ekonomi sebelum menjadi anggota DPR.
“Kalau mau cari keuntungan, untuk apa jadi wakil rakyat? Lebih baik jadi pengusaha. Pendapatan saya bisa miliaran per bulan. Jadi anggota DPR ini adalah pengabdian, bukan untuk memperkaya diri,” tegas Presiden Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) tersebut.
Dekat dengan Konstituen
Sejak awal, Sahroni dikenal akrab dengan warga Tanjung Priok. Ia sering turun langsung ke dapilnya untuk mendengar aspirasi masyarakat. Saat reses di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, April 20214 lalu, ratusan warga terharu melihat kehadirannya.
“Datangnya Pak Ahmad Sahroni membuktikan bahwa tidak semua anggota DPR hanya mengumbar janji setelah terpilih,” kata Ketua RW 04 Rorotan, Ahmad Hisyam.
Dalam kesempatan itu, Sahroni juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi anak-anak mereka dari bahaya kecanduan warnet. Ia menutup reses dengan memberikan bantuan sembako serta berkomitmen menyalurkan hewan kurban setiap tahun bagi warga.
Sosok Dermawan dan Peduli Sosial
Kedermawanan Ahmad Sahroni juga terlihat dalam berbagai kegiatan sosial. Pada Ramadan 1438 H (2017), ia bersama FOCI menggelar buka puasa bersama 1.000 anak yatim piatu di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Selain santunan, anak-anak juga mendapat kenang-kenangan berupa mainan mobil Ferrari.
“Ramadan harus menjadi momentum berbagi. Saya berpesan kepada anak-anak agar terus belajar untuk meraih mimpi,” ujar Sahroni.
FOCI juga menyalurkan bantuan Rp20 juta kepada lima yayasan yatim piatu. Menurut Presiden FOCI Hanan Supangkat, kegiatan ini menjadi simbol bahwa Ferrari bukan sekadar kemewahan, melainkan hasil kerja keras.
Dari Priok untuk Indonesia
Kilas balik perjalanan Ahmad Sahroni membuktikan, sosok yang lahir dari lingkungan keras Tanjung Priok mampu mengukir prestasi hingga ke Senayan. Meski sukses sebagai pengusaha dan politisi, ia tetap dikenal sederhana, merakyat, dan konsisten berbagi dengan sesama.
Penulis : lazir
Editor : ameri
Sumber Berita: Berbagai sumber






