Fastboat Terbalik di Sanur, 2 Tewas dan 1 ABK Hilang, Menhub Minta Penanganan Cepat

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 (dok. rentak.id)

kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 (dok. rentak.id)

DENPASAR – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta agar penanganan insiden kecelakaan kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 yang terbalik di alur masuk Pelabuhan Sanur, Bali, dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Kapal tersebut dilaporkan terbalik pada Selasa (5/8/2025) sekitar pukul 15.15 WITA.

“Kami sampaikan bela sungkawa dan penyesalan atas musibah terbaliknya kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 di alur masuk Pelabuhan Sanur, Bali. Atas nama pemerintah, kami memohon maaf dan akan melakukan penanganan serta evaluasi dengan cepat atas kejadian ini,” kata Menhub Dudy dalam pernyataan resminya, Selasa malam, (5/8/2025).

Menurut laporan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa, kapal fastboat itu berangkat dari Pelabuhan Nusa Penida sekitar pukul 14.30 WITA menuju Pelabuhan Sanur, mengangkut 75 penumpang dan 5 anak buah kapal (ABK).

Kondisi cuaca selama pelayaran dilaporkan aman, dengan gelombang laut tenang dan angin tidak terlalu kencang. Namun, saat kapal hendak memasuki alur pelayaran Pelabuhan Sanur sekitar pukul 15.10 WITA, setelah melewati pelampung suar merah dan hijau, kapal melakukan manuver ke kiri untuk masuk ke dermaga. Tiba-tiba ombak besar menghantam lambung kiri kapal, menyebabkan kapal terbalik.

Akibat insiden tersebut, 73 penumpang dan 4 ABK berhasil dievakuasi dengan selamat dan telah dibawa ke RS Bali Mandara serta Bali Medical Center Clinic (BMCC). Namun, dua penumpang ditemukan meninggal dunia, dan satu ABK masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan hingga Selasa malam.

Tim SAR terdiri dari personel KSOP Benoa, UPP Nusa Penida, Basarnas Denpasar, TNI AL, Ditpolairud Polda Bali, serta BPBD Kota Denpasar.

Menhub Dudy menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengeluarkan peringatan navigasi (navigational warning) untuk menghindari terjadinya kecelakaan laut lanjutan dan menjaga keselamatan pelayaran.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru