Dirjen Perhubungan Laut: Semua Penumpang KM Barcelona VA Telah Dievakuasi

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit TNI AL saat melakukan penyelamatan penumpag KM Barcelona V (dok. rentak.id)

Prajurit TNI AL saat melakukan penyelamatan penumpag KM Barcelona V (dok. rentak.id)

MINAHASA UTARA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyatakan proses evakuasi penumpang KM Barcelona VA yang terbakar di sekitar perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, telah selesai. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud memastikan seluruh penumpang yang tercantum dalam manifes telah ditemukan.

“Korban selamat sudah dievakuasi ke Manado, sementara korban meninggal telah dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Masyhud dalam keterangan resmi, Senin, (21/7/2025).

Kebakaran terjadi pada Ahad siang, 20 Juli 2025. Sekitar pukul 14.00 WITA, laporan diterima mengenai KM Barcelona VA yang terbakar di koordinat 01°48.510’N / 125°00.701’E, di timur Pulau Talise. Kapal milik PT Surya Pacific Indonesia itu tengah berlayar dari Melonguane menuju Manado.

Menurut keterangan Kementerian Perhubungan, kapal semula dijadwalkan berangkat pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 18.00 waktu setempat. Namun cuaca buruk menyebabkan penundaan. KM Barcelona VA baru meninggalkan pelabuhan pada Ahad pukul 01.00 dini hari.

Usai menerima laporan, Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan kapal patroli KN.P 331 dari Pangkalan PLP Bitung. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado juga berkoordinasi dengan KSOP Bitung, Basarnas Kota Manado, Bakamla Bitung, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan pemilik kapal.

Posko penanganan didirikan untuk memantau proses evakuasi. Sejumlah unsur SAR laut dilibatkan, antara lain KN Bima Sena milik Basarnas, KN Gajah Laut dari Bakamla, dan kapal bantuan dari PT SPI serta PT Pelayaran Darma Indah.

“Api telah berhasil dipadamkan. Proses pendinginan dan pengawasan kapal masih terus dilakukan oleh kapal patroli PLP,” ujar Masyhud.

Hingga Senin siang, kapal KM Barcelona VA masih terapung di lokasi kejadian dan dalam pengawasan. Pemerintah menyatakan fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh penumpang mendapat penanganan yang layak. Rincian jumlah korban akan diumumkan setelah pendataan rampung.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat,” kata Masyhud.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru