Pengerukan Alur Selesai Akhir Juni, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Siap Beroperasi Awal Juli 2025

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu (dok. rentak.id)

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu (dok. rentak.id)

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menargetkan Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu dapat mulai beroperasi secara minimal pada awal Juli 2025.

Target ini sejalan dengan rampungnya pengerukan alur pelayaran tahap pertama yang ditargetkan selesai pada akhir Juni.

“Kami berharap awal Juli ini operasional Pelabuhan Pulau Baai bisa dimulai,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam keterangan  Minggu, (29/6/2025).

“Kami juga sedang menyusun SOP keluar-masuk kapal, termasuk pemeriksaan kelaiklautan kapal.”

Pengerukan alur pelayaran dilakukan untuk membuka jalur darurat yang memungkinkan kapal dapat masuk dan keluar pelabuhan dengan aman. Proyek ini diawasi langsung oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai, yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran.

Masyhud menjelaskan, pengawasan ketat terus dilakukan agar pengerjaan tidak meleset dari jadwal. “Pemeriksaan kelaiklautan kapal juga terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan pelayaran,” ujarnya.

Selain mengamankan operasional pelabuhan, Kementerian Perhubungan juga memantau kondisi logistik di Pulau Enggano, wilayah terluar yang mengandalkan pasokan dari Pelabuhan Pulau Baai. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, pasokan bahan pokok dan BBM di Pulau Enggano masih mencukupi hingga akhir Juli, meski layanan listrik di sana hanya beroperasi 12 jam per hari.

“Kami mendorong agar pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi mencarikan solusi jangka panjang, terutama untuk pelayanan logistik di Pulau Enggano,” kata Masyhud.

Langkah percepatan pengerukan alur ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan efisiensi layanan kepelabuhanan di wilayah barat Indonesia, serta memastikan keterhubungan logistik nasional berjalan optimal, khususnya bagi daerah kepulauan dan terpencil.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer
Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing
3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029
Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global
Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah
Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing

Senin, 4 Mei 2026 - 07:24 WIB

3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:31 WIB

Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah

Berita Terbaru