JAKARTA – Perum BULOG menggelar program edukatif bertajuk “Kawan Menuju Masa Depan: Perjalanan Beras dari Padi ke Meja Makan” yang melibatkan siswa-siswi kelas 5 SDN Menteng Atas 01.
Kegiatan ini berlangsung di fasilitas modern Sentra Penggilingan Beras (SPB) Jakarta, sebagai bentuk edukasi sejak dini mengenai pentingnya beras sebagai pangan pokok masyarakat Indonesia.
Dengan pendekatan edutainment—gabungan edukasi dan hiburan—anak-anak diajak melihat langsung proses pengolahan beras mulai dari penyortiran, penggilingan, hingga pengemasan. Mereka juga dikenalkan pada jalur distribusi beras melalui kunjungan ke Bossfood, supermarket milik BULOG yang menjadi ujung rantai penjualan produk beras ke konsumen.
“Anak-anak adalah konsumen masa depan. Semakin dini mereka mengenal asal-usul makanan dan pentingnya memilih produk lokal, semakin besar pula kesadaran mereka untuk menjadi konsumen yang bertanggung jawab dan bijak,” ujar Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita, di sela kegiatan, abu 25/6/2025).
Selain edukasi, program ini juga menjadi bagian dari kampanye brand Befood, lini produk unggulan BULOG yang belum lama ini meluncurkan kemasan baru Befood Setra Ramos. Dengan desain berwarna putih turquoise yang segar dan modern, Befood mengusung tagline “Delivering Happiness” sebagai cerminan komitmen BULOG menghadirkan pangan berkualitas untuk keluarga Indonesia.
Beras Befood kini menempati posisi tiga besar merek beras paling populer di pasar ritel modern. Keunggulan rasa yang pulen, kualitas yang terjaga, serta kemasan menarik membuatnya mudah dikenali dan diminati konsumen. Febby menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan inovatif akan terus diperkuat guna menjangkau generasi muda dan keluarga Indonesia.
Di Bossfood, anak-anak diperkenalkan pada sistem penyimpanan beras, termasuk racking gudang dan cold storage. Mereka juga mengikuti kuis interaktif berhadiah seputar proses produksi beras, yang menambah semarak suasana kunjungan.
“Program ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan kecintaan pada produk pangan lokal, tetapi juga mendorong kebiasaan mengonsumsi beras secara bijak, sebagai bentuk kontribusi kecil terhadap ketahanan pangan nasional,” tutup Febby.
Penulis : lazir
Editor : ameri






