KAI Wisata Gelar Salat Idul Adha di Lawang Sewu, Perpaduan Ibadah dan Pelestarian Cagar Budaya

- Penulis

Kamis, 5 Juni 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) akan menggelar Salat Idul Adha di halaman bangunan bersejarah Lawang Sewu, Kota Semarang, pada Jumat, 6 Juni 2025.

Kegiatan religius ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 08.30 WIB dan akan dipimpin oleh Imam dan Khatib H. Makhasim.

Direktur Utama KAI Wisata Hendy Helmy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman ibadah yang berkesan di lokasi heritage.

“Ini adalah kali kedua kami selenggarakan Salat Ied di Lawang Sewu, setelah Idulfitri kemarin. Kami ingin Lawang Sewu menjadi ruang spiritual yang terbuka dan inklusif,” ujar Hendy, Rabu (4/6/2025).

Sebagai salah satu ikon sejarah Kota Semarang, Lawang Sewu kini tidak hanya berperan sebagai situs wisata, tetapi juga ruang publik yang memfasilitasi kegiatan bermakna. Untuk menjaga kelestarian cagar budaya, KAI Wisata menegaskan bahwa tidak akan ada prosesi penyembelihan hewan kurban di area tersebut.

“Ruang bersejarah seperti Lawang Sewu harus dijaga kesuciannya sekaligus dihidupkan kembali sebagai pusat nilai spiritual, sosial, dan budaya,” tambah Hendy.

Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat melalui ibadah yang khidmat di tengah warisan budaya.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Korsel Ralat Travel Advisory Bali, Pemerintah Perkuat Keamanan Destinasi Wisata
Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi
Gencar Promosi di NATAS 2026, Kemenpar Dikritik Belum Maksimal Benahi Kualitas Destinasi
Pariwisata Dihantam Krisis Global, Pemerintah Putar Strategi Besar 2026
Dorong JAL Tambah Penerbangan, Kemenpar Klaim Tren Positif, Namun Konektivitas Masih Tertinggal
Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 05:30 WIB

Korsel Ralat Travel Advisory Bali, Pemerintah Perkuat Keamanan Destinasi Wisata

Rabu, 15 April 2026 - 04:39 WIB

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi

Kamis, 2 April 2026 - 10:23 WIB

Gencar Promosi di NATAS 2026, Kemenpar Dikritik Belum Maksimal Benahi Kualitas Destinasi

Kamis, 2 April 2026 - 05:01 WIB

Pariwisata Dihantam Krisis Global, Pemerintah Putar Strategi Besar 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:49 WIB

Dorong JAL Tambah Penerbangan, Kemenpar Klaim Tren Positif, Namun Konektivitas Masih Tertinggal

Berita Terbaru