Pelantikan Pengurus Ranting NU se-Ciputat Timur Berlangsung Khidmat Meski Diguyur Hujan

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN – Meski hujan mengguyur malam itu, semangat para kader Nahdlatul Ulama (NU) tak surut. Sekitar 100 pengurus ranting NU dari Kelurahan Pondok Ranji, Rengas, Cempaka Putih, dan Pisangan tampak hadir memenuhi aula Kantor Kecamatan Ciputat Timur pada Sabtu malam, 3 April 2025, dalam rangka pelantikan bersama Pengurus Ranting NU se-Ciputat Timur.

Acara dimulai tepat pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga 23.30 WIB, dipandu oleh pembawa acara dengan sapaan hangat, pembacaan tawassul, dan pembukaan yang menggugah semangat kebangsaan. Seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yalal Wathan sebagai bentuk cinta Tanah Air dan komitmen terhadap perjuangan dakwah NU.

Suasana religius semakin terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Ustadz Miftah, yang memilih Surah Al-Mujadalah ayat 11 dan Surah Al-Kautsar.

“Allah memuliakan orang-orang yang berilmu, karena ilmu adalah cahaya yang menerangi umat,” ujar Ustadz Miftah seusai membacakan ayat tersebut.

Pelantikan resmi diawali dengan pembacaan nama-nama pengurus oleh Ustadz Nur Yasin, lalu prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh KH. Tafsir Munir selaku Ketua Rois Syuriah PCNU Kota Tangerang Selatan.

Wali Kota Tangerang Selatan yang diwakili oleh Bapak H. Heli Selamet turut memberikan sambutan. Dengan penuh semangat ia mengatakan,

“Alhamdulillah saya melihat wajah-wajah bahagia malam ini. Harapan kami, NU di Ciputat Timur dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ketika ada persoalan seperti aliran NII dulu, NU hadir meluruskan. NU itu mitra strategis kami.”

Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang Selatan, KH. Abdullah Mas’ud. Dalam arahannya kepada para pengurus yang baru dilantik, ia menegaskan pentingnya kerja nyata dan kesinambungan dakwah.

“Saya minta LTMNU menjadi penggerak utama kegiatan dakwah. Biasakan kembali membaca shalawat dan kitab kuning di masjid dan mushola. LDNU harus memetakan kegiatan di lingkungan masing-masing, LPNU mendata anak-anak kurang mampu, dan LAZISNU menanggulangi kemiskinan,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, KH. Abdullah Mas’ud mengutip dawuh Mbah Hasyim Asy’ari.

“Sopo sing gelem ngurusi NU, tak anggep santriku. Sopo sing dadi santriku, tak dongakno khusnul khotimah sak dzurriyahé.”

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Fardhani. Dalam doanya, ia memohon kepada Allah agar para pengurus yang dilantik diberi kekuatan iman dan keteguhan dalam menjalankan amanah.

Nahdlatul Ulama, yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari, terus menunjukkan peran vitalnya dalam pembangunan bangsa. Semangat “hubbul wathan minal iman” cinta Tanah Air sebagian dari iman kembali digaungkan malam itu, mengingatkan semua bahwa NU adalah garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. (Burhan)

 

 

Penulis (Kontributor): Burhan adalah salah satu tenaga pendidik di salah satu lembaga pendidikan Tangerang Selatan, dia juga aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial.

Berita Terkait

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi
Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”
Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial
Dai 3T Bergerak: Penguatan Iman dan Nasionalisme dari Pinggiran Indonesia
Dari Hisab ke Rukyat, Gen Z Dalami Ilmu Penentuan Awal Ramadan
Kemenag Salurkan Rp596 Juta, Pulihkan Madrasah dan Guru Korban Banjir–Longsor Bandung Barat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:39 WIB

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:39 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:12 WIB

Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:14 WIB

Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru