Guru Dijamin Punya Rumah, Pemerintah Siapkan Hunian Layak dengan Skema Subsidi

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perumahan untuk guru (ilustrasi oleh chatgpt)

Ilustrasi perumahan untuk guru (ilustrasi oleh chatgpt)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia berencana meningkatkan kesejahteraan guru melalui program pembangunan perumahan khusus. Pada Jumat (7/3/2025).

Terkait itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menghadiri rapat di kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Menteri PKP, Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, dan Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho. Pertemuan ini membahas rencana pembangunan rumah bagi para guru.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan pentingnya program ini untuk meningkatkan semangat mengajar para guru. “Semoga kita bisa memberikan pelayanan yang baik untuk guru dengan memberikan tempat tinggal, sehingga guru lebih fokus bekerja dengan baik,” ujarnya.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan bantuan perumahan tepat sasaran. “Pak Presiden Prabowo berpesan agar penerima bantuan tepat sasaran dan harus memberikan rumah yang layak huni untuk para guru,” kata Maruarar. Ia juga menyebut bahwa Kementerian PKP tahun ini telah mengalokasikan anggaran untuk 220.000 rumah subsidi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan komitmennya dalam menyediakan data akurat untuk menentukan kelayakan penerima bantuan. “Tentunya bersama-sama akan memastikan pemanfaatan dari data yang kami siapkan dapat menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa BP Tapera siap mendukung program ini. “BP Tapera siap mengawal rencana ini untuk menyediakan rumah layak huni bagi guru di Indonesia,” pungkas Heru.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di Indonesia. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru