Tiga Korban TPPO Asal Aceh Pulang dari Laos, Begini Kronologi dan Pesan Haji Uma

- Penulis

Minggu, 2 Maret 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga korban MA (24) asal Aceh Utara, serta YU (27) dan FR (26) asal Lhokseumawe dijemput Anggota DPD Dapil Aceh. (dok. rentak.id)

Ketiga korban MA (24) asal Aceh Utara, serta YU (27) dan FR (26) asal Lhokseumawe dijemput Anggota DPD Dapil Aceh. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Setelah melalui perjalanan panjang dan penuh tantangan, tiga warga Aceh yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Laos akhirnya tiba dengan selamat di tanah air. Mereka mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada Sabtu (1/3/2025).

Kedatangan ketiga korban disambut langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos, yang juga turut membantu proses keimigrasian mereka bersama Protokol Kesekjenan DPD RI.

“Alhamdulillah, ketiga warga Aceh yang menjadi korban TPPO di Laos telah tiba di tanah air melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Haji Uma saat menemui mereka di bandara.

Ketiga korban tersebut adalah MA (24) asal Aceh Utara, serta YU (27) dan FR (26) asal Lhokseumawe. Mereka menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk bisa kembali ke Indonesia setelah mengalami pengalaman pahit saat dipekerjakan secara ilegal.

Menurut keterangan mereka, awalnya mereka tergiur oleh janji pekerjaan bergaji besar hingga akhirnya berangkat ke Laos melalui Medan, Sumatera Utara, lalu ke Jakarta, Thailand, dan akhirnya tiba di Laos melalui perbatasan di Provinsi Chiangrai. Namun, sesampainya di sana, mereka justru dipekerjakan sebagai scammer oleh sebuah perusahaan milik warga Thionghoa Malaysia.

Beruntung, mereka berhasil melarikan diri dan mencari perlindungan di kantor kepolisian Laos. Dengan bantuan tim Haji Uma dan perlindungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), mereka akhirnya bisa meninggalkan Laos pada Rabu (26/2). Dari sana, mereka menyeberang ke Chiangrai, Thailand, kemudian melanjutkan perjalanan udara ke Bangkok.

Mereka sempat menginap semalam di Bangkok sebelum akhirnya berangkat menuju Indonesia pada Jumat (28/2) dengan rute transit di Malaysia. Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB, mereka mendarat di Jakarta dengan selamat.

Di Bandara Soekarno-Hatta, mereka sempat berbagi pengalaman dengan Haji Uma mengenai bagaimana mereka terjebak dalam jerat TPPO dan bagaimana akhirnya mereka bisa meloloskan diri. Mereka menyesali keputusan untuk berangkat tanpa melalui jalur resmi dan berharap pengalaman mereka bisa menjadi peringatan bagi yang lain.

Haji Uma pun memberikan pesan kepada mereka agar lebih berhati-hati dalam memilih pekerjaan di luar negeri. Ia menekankan pentingnya menggunakan agen tenaga kerja resmi yang telah terverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk menghindari kasus serupa.

“Saya harap ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka dan masyarakat lainnya. Jangan mudah tergiur dengan tawaran kerja yang tidak jelas asal-usulnya,” ujar Haji Uma.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menangani lebih dari sepuluh kasus TPPO serupa di berbagai negara seperti Kamboja, Myanmar, dan Laos.

“Sudah lebih dari sepuluh kasus korban TPPO di luar negeri yang kita bantu advokasi dan fasilitasi pemulangannya. Harapannya, kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat kita agar tidak ada lagi korban lainnya di masa depan,” tutup Haji Uma. ***

Penulis : amnda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB