Pemkab Garut Perketat Pengawasan Kolam Renang Pasca Insiden Bocah Tewas di Hotel ANB

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Garut Perketat Pengawasan Kolam Renang Pasca Insiden Bocah Tewas di Hotel ANB. (Instagram)

Pemkab Garut Perketat Pengawasan Kolam Renang Pasca Insiden Bocah Tewas di Hotel ANB. (Instagram)

RENTAK.ID – Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah tegas dengan meningkatkan pengawasan terhadap standar keselamatan kolam renang di wilayahnya.

Langkah ini diambil setelah insiden tragis yang menimpa seorang bocah berusia enam tahun di kolam renang Hotel ANB, Kecamatan Pameungpeuk.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengungkapkan bahwa tim dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah diturunkan untuk mengevaluasi kelayakan fasilitas tersebut.

“Hari ini, Ibu Wakil Bupati akan langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi kolam renang dan mengunjungi keluarga korban,” ujar Nurdin kepada wartawan, Senin.

Menurut laporan, korban bernama Bagja Nurjaman (6) awalnya bermain perosotan di kolam sedalam satu meter.

Namun, tangannya tersedot ke saluran pembuangan air, menyebabkan ia kesulitan kembali ke permukaan.

Kejadian ini memicu keprihatinan masyarakat dan mendorong pemerintah daerah untuk segera bertindak.

Nurdin menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi pengelola kolam renang di Garut.

“Kami akan perintahkan tim Dispora untuk memastikan semua kolam renang memenuhi standar keamanan. Ini harus menjadi kejadian terakhir,” katanya.

Pemerintah daerah juga mengingatkan pengelola kolam renang agar lebih serius dalam memperhatikan aspek keselamatan pengunjung.

Meskipun banyak fasilitas yang dibangun dengan standar profesional, kejadian seperti ini menunjukkan adanya celah yang harus diperbaiki.

Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Untuk sementara, kolam renang di Hotel ANB ditutup hingga ada keputusan lebih lanjut.

Kasus ini menyoroti pentingnya regulasi yang lebih ketat dalam pengelolaan kolam renang umum.

Pemkab Garut berjanji akan terus meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru