Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Aspirasi Indonesia ke Arab Saudi Soal Kriteria Haji

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dan Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad Abdulrahman Al-Jalajel. (Sumber foto: kemenag.go.id)

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dan Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad Abdulrahman Al-Jalajel. (Sumber foto: kemenag.go.id)

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajukan permohonan kepada pemerintah Arab Saudi agar kriteria istitha’ah (kemampuan) dalam ibadah haji lebih berfokus pada aspek kesehatan jemaah, bukan batasan usia. Hal ini disampaikan langsung dalam pertemuannya dengan Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahad Abdulrahman Al-Jalajel, di Kediaman Duta Besar Arab Saudi di Jakarta.

“Kami berharap agar kriteria utama yang digunakan dalam penentuan istitha’ah adalah kesehatan fisik, bukan usia,” ujar Menag Nasaruddin, Senin (24/2/2025).

Menag menekankan bahwa banyak calon jemaah haji Indonesia yang sudah berusia lanjut, tetapi tetap dalam kondisi fisik prima dan mampu menjalankan ibadah dengan baik. Sebaliknya, ada pula yang lebih muda tetapi memiliki keterbatasan fisik.

“Di Indonesia, ada orang yang usianya lebih dari 90 tahun tetapi masih kuat dan sehat. Sebaliknya, ada yang belum mencapai usia tersebut tetapi kondisi fisiknya sudah lemah. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan faktor kesehatan sebagai syarat utama,” jelasnya.

Selain itu, Menag juga mengusulkan agar jika ada kebijakan baru terkait batasan usia, Indonesia diberikan waktu satu tahun untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Jika ada perubahan aturan soal batas usia, kami mohon diberikan waktu satu tahun untuk sosialisasi. Jika perubahan terjadi secara mendadak, kami akan mengalami kesulitan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat,” tuturnya.

Tak hanya soal usia, Menag juga meminta agar jumlah petugas haji Indonesia yang bertugas di Tanah Suci kembali ditingkatkan menjadi 4.000 orang, sebagaimana tahun sebelumnya. Menurutnya, kehadiran petugas yang memahami bahasa dan budaya jemaah akan sangat membantu dalam kelancaran ibadah haji.

“Kami meminta agar jumlah petugas haji kami tetap 4.000 orang. Hal ini penting karena mereka lebih memahami bahasa dan kebiasaan jemaah Indonesia, sehingga pelayanan dapat lebih maksimal,” paparnya.

Menag menegaskan bahwa keberadaan petugas haji dari Indonesia bukan hanya untuk kepentingan jemaah, tetapi juga dapat membantu meringankan beban pemerintah Arab Saudi dalam mengelola jutaan jamaah dari berbagai negara.

“Kehadiran petugas kami bukan untuk merepotkan, justru membantu pemerintah Arab Saudi dalam menangani jemaah Indonesia, karena mereka lebih memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat kami,” tambahnya.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama RI, termasuk Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, dan Tenaga Ahli Menteri Agama, Bunyamin Yafid. Diharapkan, aspirasi yang disampaikan oleh pemerintah Indonesia dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Arab Saudi demi kelancaran ibadah haji tahun ini. (RK)

 

Penulis : Rahmat Kurnia

Editor : Erka

Sumber Berita: kemenag.go.id

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru