Jahe: Rempah Serbaguna dengan Sejuta Manfaat

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jahe: Rempah Serbaguna dengan Sejuta Manfaat. (Website Kenenkes)

Jahe: Rempah Serbaguna dengan Sejuta Manfaat. (Website Kenenkes)

RENTAK.ID – Indonesia, negeri yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, telah lama mengenal manfaat jahe sebagai bagian dari warisan pengobatan tradisional.

Bahkan, UNESCO menetapkan jamu sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2023.

Salah satu bahan utama dalam jamu adalah jahe, yang telah digunakan sejak abad ke-8 dan memiliki beragam manfaat kesehatan.

Mengenal Tanaman Jahe

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae, bersama kunyit dan kapulaga.

Tanaman ini memiliki rimpang yang beraroma khas, bagian yang paling banyak dimanfaatkan, baik sebagai bumbu dapur maupun obat herbal.

Berdasarkan warna dan ukuran rimpangnya, jahe dibedakan menjadi tiga jenis utama:

1. Jahe Putih Besar – Memiliki ukuran rimpang besar dan lebih sering digunakan dalam masakan.

2. Jahe Putih Kecil – Rimpangnya lebih kecil tetapi memiliki aroma yang lebih kuat.

3. Jahe Merah – Mengandung lebih banyak minyak atsiri dan sering digunakan untuk keperluan pengobatan.

Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa lingkungan tumbuh sangat memengaruhi kandungan zat aktif dalam jahe.

Faktor seperti tanah, udara, dan unsur hara dapat membuat jahe dari berbagai daerah memiliki perbedaan komposisi kimia.

Kandungan Gizi dan Senyawa Aktif dalam Jahe

Jahe kaya akan berbagai nutrisi dan senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa kandungan utama jahe meliputi:

Gingerol – Senyawa utama yang memberikan rasa pedas dan aroma khas serta memiliki sifat antiinflamasi.

Shogaol dan Paradol – Senyawa aktif yang berperan dalam efek analgesik dan antioksidan.

Vitamin dan Mineral – Termasuk vitamin C, B6, magnesium, potasium, tembaga, dan mangan.

Fitokimia dan Polifenol – Senyawa alami yang berkontribusi dalam perlindungan terhadap berbagai penyakit.

Manfaat Jahe bagi Kesehatan

Berbagai penelitian ilmiah telah mengungkap manfaat jahe untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat utama yang bisa diperoleh dengan mengonsumsinya:

1. Mengatasi Nyeri Sendi Jahe dapat membantu meredakan nyeri akibat peradangan seperti osteoartritis. Penggunaan minyak jahe secara topikal juga telah terbukti dapat mengurangi rasa sakit pada sendi.

2. Meredakan Kram Menstruasi Penelitian menunjukkan bahwa jahe memiliki efektivitas yang setara dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dalam meredakan nyeri menstruasi.

3. Menjaga Kadar Gula Darah Gingerol dalam jahe diketahui dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

4. Meredakan Mual dan Gangguan Pencernaan Jahe efektif dalam mengatasi mual akibat mabuk perjalanan, kehamilan, maupun efek samping pengobatan kanker. Jahe juga dapat membantu mempercepat pergerakan makanan di saluran cerna.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Konsumsi jahe secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), yang berkontribusi dalam penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

Penggunaan Jahe dalam Kehidupan Sehari-hari

Jahe tidak hanya digunakan dalam pengobatan tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai hidangan dan minuman.

Di Indonesia, jahe sering disajikan dalam bentuk minuman hangat dengan tambahan madu atau gula merah.

Jahe juga digunakan dalam berbagai masakan untuk menambah cita rasa dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kesimpulan

Sebagai salah satu rempah yang telah digunakan selama berabad-abad, jahe memiliki banyak manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah.

Dari meredakan nyeri hingga membantu menjaga kadar gula darah, jahe adalah tambahan yang berharga dalam pola makan sehari-hari.

Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami secara lebih mendalam potensi penuh dari rempah ini dalam dunia medis modern.***

 

Editor : Ayham

Sumber Berita: Website Resmi Kemenkes

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru