Indonesia Pamerkan Kekuatan Maritim dalam 5TH MNEK 2025 di Bali

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal perang TNI AL di laut Badung (disepnal)

Kapal perang TNI AL di laut Badung (disepnal)

BALI – Laut Selat Badung menjadi saksi megahnya International Fleet Review (IFR) dalam rangkaian 5TH Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025.

Acara ini menampilkan formasi kapal perang dari berbagai negara yang berlayar dalam barisan rapi, menunjukkan kekuatan maritim dan kerja sama internasional yang solid.

Setelah membuka acara di Dermaga Tanjung Benoa, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama para Chief of Navy negara sahabat serta kepala delegasi peserta menaiki KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) untuk meninjau langsung formasi kapal perang dari atas laut pada Minggu (16/2/2025).

Selama 90 menit, kapal tersebut berlayar mengitari perairan, dikawal oleh KRI Bung Karno-369, kapal perang kepresidenan berjenis korvet.

International Fleet Review ini merupakan momen penting yang tidak hanya mempererat hubungan diplomasi antarangkatan laut dunia tetapi juga memperkuat stabilitas keamanan maritim. Kapal perang dari berbagai negara membentuk formasi di perairan Indonesia sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga perdamaian dan keamanan laut global.

“Kegiatan ini menjadi ajang yang sangat strategis untuk membangun kepercayaan dan kerja sama antara angkatan laut dari berbagai negara. Selain tugas tempur, angkatan laut juga memiliki peran besar dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono kepada media.

Tahun ini, sebanyak 38 negara turut serta dalam MNEK 2025, dengan total 19 kapal perang asing, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA). Sementara itu, TNI AL mengerahkan 19 KRI yang bergabung dalam latihan tersebut. Kehadiran para pemimpin militer dan perwakilan negara sahabat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan dan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menambahkan bahwa latihan ini bukan sekadar unjuk kekuatan militer, tetapi juga ajang kolaborasi dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana.

“Sinergi dengan negara-negara sahabat dalam operasi kemanusiaan menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya kuat dalam pertahanan, tetapi juga siap menjadi mitra dalam misi perdamaian global. Saya melihat kesiapan luar biasa dari armada kita, terutama dalam Humanitarian Assistance/Disaster Relief (HA/DR),” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI AL berpotensi menjadi angkatan laut kelas dunia yang tidak hanya unggul dalam operasi militer, tetapi juga dalam diplomasi maritim.

“Dengan hubungan diplomasi yang kuat, kita dapat menghindari potensi konflik dan menciptakan stabilitas di kawasan ini,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, penyelenggaraan MNEK 2025 juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Bali. Dengan kehadiran ribuan delegasi dari berbagai negara, diharapkan event ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di industri pariwisata.

Acara ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya sebagai penggerak stabilitas kawasan, tetapi juga sebagai pusat diplomasi maritim dunia. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, MNEK 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam menjaga perdamaian laut internasional. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe
Jelang Iduladha 2026, Barantin Awasi Ketat Lalu Lintas Hewan Kurban di Seluruh Indonesia
170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau
Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor
MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:35 WIB

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya

Selasa, 21 April 2026 - 07:28 WIB

Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WIB

170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau

Senin, 20 April 2026 - 04:52 WIB

Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor

Berita Terbaru