Megawati Soekarnoputri Diminta Jadi Penasihat Scholas Occurentes oleh Paus Fransiskus, Siap Dukung Pendidikan Global

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VATIKAN  – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, mendapat permintaan untuk menjadi penasihat Scholas Occurentes, organisasi pendidikan global yang didirikan oleh Paus Fransiskus.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Presiden Global Scholas Occurentes, José María del Corral, dalam pertemuan di Kantor Pusat Scholas Occurentes, Vatikan, Selasa (4/2/2025) sore waktu setempat.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Megawati dan José María mendiskusikan hubungan erat antara Vatikan dan Indonesia sejak era Presiden Soekarno.

Megawati juga mengenang pertemuannya dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada akhir 2023, di mana ia menerima surat permintaan resmi untuk membantu Scholas.

“Saya merasa terhormat diminta membantu Scholas Occurentes,” kata Megawati, memberi isyarat bahwa ia siap berkontribusi dalam pengembangan organisasi tersebut.

Mendengar pernyataan itu, José María dengan penuh antusias membalas, “Ini rumah Anda, Madame.”

Dalam kesempatan tersebut, José María menjelaskan bahwa Paus Fransiskus baru saja mendirikan Universitas Makna (University of Meaning), sebuah institusi pendidikan otonom yang berbasis di Vatikan dan berada di bawah naungan Scholas Occurentes.

Sebagai bentuk kerja sama, Scholas menawarkan 100 beasiswa bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di universitas tersebut.

Megawati yang hadir bersama putranya, Mohamad Rizki Pratama, serta putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, terlihat terharu saat membahas ajaran Pancasila yang diwarisi dari ayahnya, Soekarno.

Ia menyinggung bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan hati nurani kerap terabaikan dalam kehidupan modern.

Selain Megawati dan keluarganya, delegasi Indonesia juga dihadiri oleh Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga, Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, serta akademisi Connie Rahakundini Bakrie dan Wakil Kepala BPIP Rima Agristina. Sementara itu, José María didampingi oleh Fr. Marcin Schmidt.

Sebagai tanda penghormatan, José María menghadiahkan Megawati sebuah topi putih berlogo Scholas, sedangkan Fr. Marcin Schmidt menyerahkan plakat khusus. Sebagai balasan, Puan Maharani memberikan miniatur batik kepada José María sebelum mereka mengabadikan momen dengan foto bersama.

Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, mengungkapkan bahwa permintaan agar Megawati menjadi penasihat Scholas Occurentes telah disampaikan sejak pertemuan dengan José María di Jakarta pada 2 Oktober 2024.

“Beliau diminta untuk menjadi semacam Chairperson of Advisory Board Scholas Occurentes yang akan dibentuk di Indonesia,” ujar Basarah di Roma, Selasa (4/2/2025).

Advisory Board ini nantinya akan beranggotakan tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Basarah menjelaskan, meskipun tugas dan fungsi Advisory Board masih dalam tahap penyusunan, perannya akan mencakup promosi Scholas di Indonesia, dukungan terhadap misinya, serta pemberian saran untuk mengatasi berbagai tantangan pendidikan.

“Memperluas jaringan Scholas melalui perencanaan program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Basarah.

Sebagai informasi, Scholas Occurentes adalah gerakan pendidikan global yang pertama kali dirintis oleh Paus Fransiskus pada 2001 saat masih menjabat Uskup Agung Buenos Aires.

Organisasi ini kemudian diluncurkan kembali secara global pada 2013 dan kini berkantor pusat di Roma dengan semboyan Towards an Education Without Borders. ***

 

Penulis : regardo

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru