JAKARTA – Upaya melawan stunting terus digalakkan di Kota Kendari. Kali ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyasar kelompok rentan: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD—yang dikenal dengan istilah kelompok 3B.
Sebanyak 318 orang dari kelompok 3B mendapat bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Kadia, yakni Kelurahan Kadia, Bende, Wawowanggu, Anawai, dan Pondambea. Kelurahan Kadia menjadi wilayah dengan jumlah sasaran terbanyak, mencapai 110 orang.
“Pemberian MBG ini menyasar 22 ibu hamil, 25 ibu menyusui, dan 271 balita non PAUD,” ujar Herlina, Ketua Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Kota Kendari, dalam keterangannya, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Kendari, Jahuddin, yang memberikan apresiasi kepada tim lapangan. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjangkau semua kecamatan di Kendari,” kata Jahuddin.
Sementara itu, Mustakim, Ketua Tim Kerja Halaikemas BKKBN Sultra, menekankan pentingnya MBG dalam menyiapkan generasi emas 2045. “Jumlah keluarga risiko stunting masih tinggi. Ini pekerjaan bersama,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Kendari. Dua perwakilannya, Maharani dan Risda, memastikan layanan SPPG akan terus diperluas ke seluruh kecamatan.
“Semakin banyak SPPG, semakin banyak sasaran MBG yang bisa kita jangkau,” ujar Maharan
Penulis : lazir
Editor : ameri












