12 Nelayan yang Terdampar di Australia, TNI AL Gerak Cepat Menjemputnya

- Penulis

Kamis, 25 Mei 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sebanyak 12 orang nelayan yang merupakan ABK dari KM. Tanjung Jaya 03 dan KM. Marisa Indah yang sebelumnya tenggelam diterpa badai pada tanggal 19 Mei 2023 di Perbatasan Perairan Indonesia-Australia berhasil dijemput Pangkalan TNI AL Pulau Rote.

Ke 12 orang nelayan yang berhasil dijemputan ini TNI AL bekerja sama dengan Bakamla RI serta Australia Border Force (ABF), Rabu (24/5/2023).

Kapal nelayan Indonesia terdampar akibat cuaca buruk. Dua kapal nelayan itu terdampar akibat terkena cuaca buruk pada tanggal 19 Mei 2023. Kejadiannya itu mengakibatkan 1 kapal terdampar KM. Marisa Indah dengan 4 ABK dan 1 kapal karam KM. Tanjung Jaya 03 dengan 8 ABK di dekat Tanjung Bougenville, Australia.

Sampai akhirnya, ke 12 ABK kapal tersebut ditemukan oleh Australian Border Force (ABF) dan dievakuasi oleh HMAS ADV Cape Otway – 314. JRCC Australia atas nama Pemerintah Australia meminta pertemuan dan ekspatriasi ke 12 nelayan tersebut dengan Kapal Pemerintah Indonesia yaitu KN.

Pulau Nipah (Bakamla RI) di perairan perbatasan RI – Australia pada koordinat 10° 48′ 00″ S – 123° 49′ 00″ T, selanjutnya dijemput oleh Team Pangkalan TNI AL Pulau Rote dipimpin oleh Letda Lamek untuk menuju ke perairan Papela, Rote Timur pada koordinat 10° 34′ 50.36″ S -123° 30′ 16″ T.

Komandan Pangkalan TNI AL Pulau Rote Letkol Mar Nikodemus Balla, didampingi oleh Kepala Pos SAR Wilker Rote Ndao Bapak Aditya Utama langsung menjemput setelah ka[an tiba di dermaga Papela Kecamatan Rote Timur yang membawa ke 12 nelayan tersebut.

Selanjutnya menuju  Pos TNI AL Papela untuk dilaksanakannya pengarahan dan pengecekan kesehatan oleh ke-12 nelayan serta dinyatakan sehat.

Komandan Pangkalan TNI AL Pulau Rote Letkol Mar Nikodemus Balla, juga menghimbau kepada masyarakat nelayan untuk tidak melaut apabila sedang terjadi cuaca buruk.

Senada dengan itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk merespon cepat kondisi kedaruratan khususnya yang dialami oleh masyarakat. “Prajurit Jalasena harus senantiasa menjaga kesiapsiagaan, terlebih saat masyarakat membutuhkan kehadiran unsur maupun personel TNI AL,” tegas Kasal. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru