Wisata Indonesia-Tiongkok Makin Erat, MoU Diteken untuk Tingkatkan Kunjungan

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyepakati kerja sama antar kedua negara. (foto BPMI Setpres)

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyepakati kerja sama antar kedua negara. (foto BPMI Setpres)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam bidang kepariwisataan sebagai bagian dari kunjungan kerja Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, ke Indonesia pada 24–26 Mei 2025.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemitraan bilateral kedua negara, khususnya di sektor ekonomi, kesehatan, dan pariwisata. MoU pariwisata ini mencakup sejumlah poin penting kerja sama, mulai dari pertukaran informasi bisnis, peningkatan kunjungan wisatawan, hingga kolaborasi promosi global.

Dalam lingkup perjanjian, kedua negara sepakat untuk:

Mendorong pertukaran kontak bisnis dan peluang kerja sama antar badan usaha dan kementerian pariwisata.

Meningkatkan kunjungan wisatawan dari Indonesia dan Tiongkok melalui promosi dan kemudahan akses.

Berkolaborasi dalam menarik wisatawan dari negara ketiga ke kedua negara.

Memfasilitasi pendirian kantor perjalanan resmi nirlaba di masing-masing negara untuk mendukung promosi destinasi secara langsung.

Menyelenggarakan kegiatan promosi pariwisata yang mematuhi regulasi nasional masing-masing.

Melakukan pertukaran data dan statistik pariwisata untuk memahami tren pasar.

Menjajaki bentuk kerja sama tambahan yang disepakati kemudian.

Tiongkok saat ini merupakan mitra strategis Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia pariwisata, termasuk dalam pemberian pelatihan bahasa Mandarin kepada mahasiswa di beberapa Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata.

Kontribusi wisatawan Tiongkok terhadap sektor pariwisata Indonesia juga terus meningkat. Sepanjang 2024, tercatat 1,19 juta kunjungan wisatawan asal Tiongkok dari total 13,9 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia—naik 52% dibandingkan 2023. Tren pertumbuhan ini berlanjut di kuartal pertama 2025 dengan 279.040 kunjungan, meningkat 1,15% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai bagian dari implementasi MoU, Pemerintah Tiongkok menyatakan keinginannya untuk membuka kantor perwakilan promosi pariwisata di Indonesia. Pemerintah Indonesia pun akan diberi kesempatan setara untuk membuka kantor promosi pariwisata di Tiongkok. Rencana ini akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Luar Negeri.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai peluang strategis untuk memperluas eksposur pariwisata Indonesia di pasar Tiongkok.

“Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi kedua negara. MoU ini membuka peluang lebih luas bagi Indonesia untuk memperkenalkan destinasi wisatanya kepada pasar Tiongkok, dan sebaliknya. Kami berharap ini dapat memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional,” ujar Menteri Widiyanti, Minggu  (25/5/2025).

 

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali
143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan
JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus
WIG 2026 di Yogyakarta: Kuliner Nusantara Didorong Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Bantuan Rp1 Miliar Digelontorkan untuk Pulihkan Ekonomi Warga Sade Pascakebakaran
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Diluncurkan, Ini Arah Baru Pariwisata Indonesia
Kuliner Indonesia Dibawa ke Panggung Dunia, WIG 2026 Resmi Dibuka di Solo

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:54 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:06 WIB

143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:10 WIB

JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

WIG 2026 di Yogyakarta: Kuliner Nusantara Didorong Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru