Wamen P2MI Sambut 211 PMI Bermasalah dari Arab Saudi: Stop Praktik Ilegal yang Merugikan

- Penulis

Minggu, 12 Januari 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Menjemput 211 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi di Bandara Internasional Soekarno - Hatta, (12/1/2025)

Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Menjemput 211 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi di Bandara Internasional Soekarno - Hatta, (12/1/2025)

TANGERANG – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, secara langsung menyambut kedatangan 211 pekerja migran Indonesia (PMI) yang menghadapi permasalahan keimigrasian di Arab Saudi. Para PMI tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (12/1/2025) dini hari.

Dzulfikar menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya yang berada di luar negeri. Namun, ia juga mengungkapkan rasa prihatin terhadap kasus serupa yang terus berulang.

“Ini adalah bentuk keprihatinan. Sampai hari ini, masih ada warga kita yang berangkat tanpa informasi yang memadai dan melanggar aturan. Ini menjadi pelajaran bersama bahwa kita harus lebih waspada,” ujar Dzulfikar kepada awak media di lokasi.

Ia menyoroti keberanian sebagian warga untuk tetap bekerja di negara-negara yang saat ini masuk dalam daftar moratorium penempatan, termasuk 19 negara di kawasan Timur Tengah.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kepada para pihak yang tidak bertanggung jawab, hentikan praktik ilegal ini karena yang menjadi korban adalah saudara-saudara kita sendiri,” tegas Dzulfikar.

Di sisi lain, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri, Yudha Nugraha, menjelaskan bahwa mayoritas PMI tersebut berada di Arab Saudi tanpa dokumen resmi.

“Mereka ini kebanyakan tinggal secara ilegal, termasuk overstay, dan sempat ditahan di pusat detensi imigrasi Sumaisi di Arab Saudi,” ungkap Yudha.

Ia menambahkan, pemerintah melalui Konsulat Jenderal RI di Jeddah telah melakukan upaya penanganan secara intensif. “Kami memfasilitasi dokumen perjalanan mereka dan memastikan mereka bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat,” lanjutnya.

Yudha juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi prosedur migrasi yang sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2017.

“Berangkat ke luar negeri adalah hak setiap warga negara. Namun, pastikan prosesnya sesuai hukum dan patuhi aturan negara tujuan. Ingat, mereka adalah duta bangsa, jadi menjaga nama baik Indonesia itu penting,” imbuh Yudha.

Diketahui, PMI yang baru tiba berasal dari sejumlah daerah seperti Jawa Barat, NTB, Banten, dan Jawa Timur. Pemerintah berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. (***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB