BULOG Gelontorkan 150 Ribu Ton Jagung Murah, Peternak Mikro Jadi Prioritas

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) (foto. bulog)

Jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) (foto. bulog)

JAKARTA – Perum BULOG mulai mempercepat penyaluran tambahan 150 ribu ton jagung untuk pakan ternak melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Tahap II. Program ini diprioritaskan bagi peternak mikro agar bisa mendapatkan bahan baku pakan dengan harga lebih terjangkau di tengah kebutuhan menekan biaya produksi.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan penyaluran tahap kedua berjalan beriringan dengan penyelesaian program SPHP Jagung Tahap I yang realisasinya telah mencapai 84,43 persen.

“BULOG berkomitmen memastikan penyaluran SPHP Jagung berjalan optimal dan tepat sasaran. Kami terus mempercepat penyelesaian sisa penyaluran SPHP Jagung Tahap I, sekaligus menjalankan tambahan penugasan Tahap II sebanyak 150 ribu ton yang mulai disalurkan hari ini,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, percepatan penyaluran tersebut menjadi langkah untuk memperluas akses peternak terhadap jagung pakan dengan harga yang lebih kompetitif. Peternak mikro menjadi perhatian utama karena keterjangkauan bahan baku merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelangsungan usaha mereka.

Dalam program SPHP Jagung Tahap II, harga jagung ditetapkan sebesar Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG. Sementara itu, harga maksimal di tingkat peternak melalui koperasi ditetapkan Rp5.500 per kilogram.

Skema penyaluran melalui koperasi diharapkan membuat jagung pakan lebih mudah dijangkau peternak rakyat. Dengan harga yang lebih terkendali, beban biaya produksi diharapkan dapat ditekan sehingga usaha peternakan tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Dengan memprioritaskan peternak mikro dan mengoptimalkan penyaluran melalui koperasi, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau pelaku usaha peternakan rakyat yang benar-benar membutuhkan,” kata Ahmad Rizal.

BULOG juga terus mendorong percepatan distribusi agar sisa alokasi Tahap I segera tersalurkan dan tambahan pasokan Tahap II dapat memberikan manfaat lebih luas di berbagai daerah.

Melalui program SPHP Jagung, BULOG berupaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu mengendalikan harga jagung pakan. Program ini diharapkan mampu mendukung efisiensi usaha peternakan rakyat dan menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BBM Bali Sempat Menipis, Bahlil Tambah Kapal Jadi 7 dan Kejar Stok 15 Hari
Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:21 WIB

BULOG Gelontorkan 150 Ribu Ton Jagung Murah, Peternak Mikro Jadi Prioritas

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:16 WIB

BBM Bali Sempat Menipis, Bahlil Tambah Kapal Jadi 7 dan Kejar Stok 15 Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Berita Terbaru