Turun Langsung ke Lokasi Bencana, Menko AHY Kawal Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY  dalam suatu kegiatan. (dok. rentak.id)

AHY dalam suatu kegiatan. (dok. rentak.id)

ACEH TAMIANG – Pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang kembali menjadi perhatian pemerintah pusat. Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) kembali turun langsung ke lapangan, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada pengecekan progres pemulihan infrastruktur pelayanan dasar, mulai dari hunian sementara, pendidikan, air bersih, hingga fasilitas kesehatan. Menko AHY menegaskan pentingnya percepatan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Agenda diawali dengan peninjauan sekaligus peresmian Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Aceh Tamiang yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum. Huntara tersebut dirancang untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga terdampak bencana, dengan dilengkapi fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi dan MCK, drainase, listrik, penerangan, serta akses jalan yang memadai.

Setelah itu, Menko AHY meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru di Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Karang Baru. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan berjalan optimal sehingga kegiatan belajar-mengajar dapat kembali berlangsung normal pascabencana.

Perhatian berikutnya diarahkan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Air Bersih Karang Baru berkapasitas 100 liter per detik. Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga mengecek langsung jaringan penyaluran air bersih dari SPAM menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang. Pengecekan mencakup progres perbaikan jaringan perpipaan, termasuk pemancangan pipa baru sebagai pengganti pipa lama yang rusak akibat bencana. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kontinuitas pasokan air bersih dan kestabilan kualitasnya, terutama bagi fasilitas layanan publik.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke RSUD Aceh Tamiang. Fokus peninjauan diarahkan pada infrastruktur pendukung, khususnya sistem penyaluran air bersih yang menjadi elemen vital dalam pelayanan kesehatan. Menko AHY memastikan ketersediaan air bersih mencukupi untuk mendukung operasional ruang-ruang pelayanan yang telah kembali berfungsi.

Selain itu, Menko AHY juga dijadwalkan meninjau contoh hunian yang dibangun tim Kemenko Infrastruktur di Desa Lubuk Sidup, serta mengecek sejumlah titik lainnya. Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat Desa Lubuk Sidup sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Kunjungan ini menegaskan komitmen koordinasi lintas sektor antara Kemenko Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemerintah Daerah agar proses pemulihan dan pembangunan infrastruktur pascabencana berjalan terpadu, tepat sasaran, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru