JAKARTA – Tepuk tangan dan semangat kebersamaan menghangatkan kawasan SCBD Weekland, Jakarta Pusat, Minggu (21/12), saat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menghadiri Jakarta Mother’s Day (JMD) 2025. Di momen penuh makna jelang Hari Ibu, Menpora menegaskan satu hal penting: perempuan adalah kekuatan luar biasa dalam mengangkat prestasi olahraga Indonesia.
Didampingi Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan serta Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Erick Thohir menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi atlet-atlet perempuan yang mengharumkan nama bangsa, khususnya di ajang SEA Games Thailand.
“Kita melihat peran perempuan di olahraga sangat luar biasa. Kemarin di SEA Games, yang menyumbang banyak emas adalah atlet perempuan. Martina, baru 21 tahun, dari triathlon, menyumbang lima emas,” ujar Erick dengan nada bangga.
Tak hanya itu, Menpora juga menyinggung keberhasilan ganda putri tenis Aldila Sutjiadi dan Jenice, serta sederet atlet perempuan lainnya yang menjadi tulang punggung perolehan medali Indonesia. Menurutnya, capaian ini harus menjadi titik balik untuk mendorong partisipasi perempuan, anak-anak, dan remaja dalam olahraga nasional.
Sebagai langkah nyata, Erick menegaskan komitmen Kemenpora menjalankan arahan Presiden RI melalui pembangunan Akademi Olahraga sebagai pusat pembinaan atlet usia dini. Program ini menyasar pelajar SMP dan SMA, lengkap dengan jaminan masa depan melalui beasiswa LPDP bagi sekitar 100 atlet terpilih.
“Artinya, mereka tidak hanya ditempa secara fisik dan prestasi, tapi juga pendidikannya terjamin. Bahkan atlet peraih emas SEA Games kemarin mendapat bonus Rp1 miliar. Ini tabungan masa depan, terutama bagi atlet Gen Z,” jelasnya.
Erick juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang orang tua terhadap profesi atlet. Menurutnya, menjadi atlet bukan lagi masa depan yang suram, melainkan jalan prestasi yang menjanjikan jika dikelola dengan baik.
“Persepsi bahwa atlet tidak punya masa depan harus kita ubah. Nyatanya, atlet bisa meraih hasil luar biasa,” tegasnya, sebelum menyapa peserta bazar dan berfoto bersama.
Sementara itu, Wamen PPPA Veronica Tan memaknai peringatan Hari Ibu sebagai momentum memperkuat peran perempuan, khususnya ibu, sebagai garda terdepan pendidikan karakter anak sejak dari rumah.
“Perempuan harus kuat dari segala aspek kehidupan. Hari ini bukan sekadar peringatan Hari Ibu, tetapi gerakan bersama untuk menciptakan ruang aman di dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, JMD 2025 menjadi simbol gerakan perempuan pasca-Sumpah Pemuda, mengajak para ibu membangun lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Jakarta Mother’s Day 2025 kembali digelar oleh Republika bersama Ameera Network, menjadi penyelenggaraan kedua setelah sukses pada 2024.
Acara dikemas meriah dengan zumba, talkshow inspiratif, bazar UMKM, karaoke keluarga, hingga doorprize menarik—menjadikannya perayaan penuh makna untuk para ibu Indonesia.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






