Tarif Transjakarta Blok M-Bandara Soetta Naik Jadi Rp15 Ribu, Ini Jadwal dan Rutenya

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam bus Transjakarta (foto.ist)

Dalam bus Transjakarta (foto.ist)

JAKARTA – Penumpang yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta dari Blok M kini harus menyiapkan ongkos lebih besar. Tarif Transjakarta rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta resmi naik dari Rp3.500 menjadi Rp15.000 mulai 1 September 2026.

Kenaikan tarif tersebut ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026 tentang Tarif Layanan Angkutan Umum Transbandara Rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.

Kebijakan ini diberlakukan setelah rute tersebut melewati evaluasi operasional dan masa uji coba layanan reguler.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai perubahan tarif tidak bisa dilihat semata-mata dari sisi kenaikan harga tiket.

Menurut dia, ada sejumlah aspek yang ikut berubah, mulai dari biaya operasional, jadwal perjalanan hingga keterjangkauan transportasi publik bagi masyarakat.

“Penyesuaian tarif ini tidak hanya merefleksikan biaya operasional khusus di kawasan bandara dan jaringan tol, tetapi juga membawa penataan ulang pada skema operasional, jadwal, hingga dampak komprehensif terhadap keterjangkauan transportasi publik bagi masyarakat,” ujar Djoko, Selasa (8/9/2026).

Kenaikan tarif menjadi Rp15.000 hanya berlaku untuk rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, rute SH1 Kalideres–Bandara Soekarno-Hatta masih menggunakan tarif normal Rp3.500.

Rute SH2 melayani perjalanan dari kawasan Blok M menuju area Bandara Soekarno-Hatta dengan sejumlah titik pemberhentian.

Dari arah Blok M, bus melintasi Blok M Jalur 6, Bundaran Senayan 2, FX Sudirman, Gelora Bung Karno 2, DPR/MPR 1, Slipi Petamburan 3, hingga Seberang Sowan Wisata Belanja.

Setelah memasuki kawasan Bandara Soekarno-Hatta, bus melewati Jalan Cengkareng Golf Club 1, Soewarna Foodhall 1, Jalan Cengkareng Golf Club 3, Terminal Kargo 1, Terminal Kargo 2, dan berakhir di Perkantoran Soekarno-Hatta.

Transjakarta SH2 beroperasi setiap hari, termasuk hari libur nasional. Jam operasional dimulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Headway atau jarak antarbus sekitar 15–20 menit pada jam sibuk. Di luar jam sibuk, interval keberangkatan berkisar 20–30 menit.

Keberangkatan pertama dari Halte Blok M dimulai pukul 05.00 WIB. Begitu juga keberangkatan pertama dari titik Perkantoran Soekarno-Hatta.

Sementara keberangkatan terakhir dari kedua titik tersebut dijadwalkan pukul 22.00 WIB.

Dalam kondisi lalu lintas normal, perjalanan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 60–90 menit. Waktu tempuh dapat menjadi lebih panjang ketika lalu lintas padat, terutama di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Tol Sedyatmo.

Kenaikan tarif bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan penumpang. Mereka yang hendak mengejar penerbangan juga perlu memperhitungkan waktu perjalanan dan kondisi lalu lintas.

Penumpang disarankan mengalokasikan waktu perjalanan sekitar 60–90 menit dalam kondisi normal. Pada jam sibuk, perjalanan bisa mencapai sekitar 120 menit.

Untuk penerbangan domestik, penumpang sebaiknya sudah berada di kawasan bandara setidaknya 2,5–3 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat.

Dari sisi pembayaran, pengguna perlu memastikan saldo kartu uang elektronik cukup untuk membayar tarif Rp15.000 sekali perjalanan. Kartu yang dapat digunakan antara lain Flazz, e-Money, TapCash, BRIZZI, dan JakCard. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui sistem kode QR pada aplikasi resmi Transjakarta.

Hal lain yang tak kalah penting adalah membawa barang bawaan secara efisien.

Bus SH2 menyediakan ruang untuk barang bawaan penumpang, tetapi kapasitasnya tetap terbatas dibandingkan bus pemadu moda komersial khusus bandara.

Karena itu, penumpang dengan koper berukuran besar atau membawa banyak barang perlu memperhitungkan kondisi tersebut sebelum memilih SH2 sebagai moda menuju bandara.

Selain itu, perjalanan SH2 tidak langsung berakhir di Terminal 1, 2, atau 3. Bus mengakhiri perjalanan di kawasan Perkantoran Soekarno-Hatta/Terminal Kargo.

Penumpang kemudian perlu melanjutkan perjalanan menuju terminal keberangkatan menggunakan layanan transportasi internal bandara, seperti SkyTrain/APMS atau bus inter-terminal gratis yang tersedia di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Meski naik cukup signifikan dari Rp3.500, tarif Rp15.000 dinilai masih kompetitif jika dibandingkan dengan pilihan transportasi lain menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Sebagai gambaran, tarif bus Damri untuk layanan bandara berada di kisaran Rp80.000, sedangkan biaya taksi dapat mencapai sekitar Rp175.000–Rp200.000, tergantung titik keberangkatan, kondisi lalu lintas, dan layanan yang digunakan.

Dengan tarif Rp15.000, SH2 berada di posisi tengah sebagai pilihan transportasi bandara yang relatif murah bagi pekerja kawasan bandara maupun penumpang pesawat.

“Tarif Rp15.000 masih memberikan pilihan transportasi publik yang terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan biaya taksi atau layanan transportasi bandara lainnya,” kata Djoko.

Di sisi lain, kenaikan tarif juga membuat masyarakat memiliki ekspektasi lebih tinggi terhadap kualitas layanan.

Ketepatan waktu, kepastian jadwal, kenyamanan perjalanan, frekuensi bus, hingga kapasitas bagasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.

Dari sisi pemerintah daerah, tarif baru berpotensi mengurangi tekanan terhadap subsidi angkutan umum. Rute menuju bandara memiliki karakteristik biaya operasional berbeda karena melewati jalan tol dan kawasan bandara yang memiliki biaya tertentu.

Dengan tarif yang lebih tinggi, beban pembiayaan layanan melalui anggaran pemerintah daerah dapat ditekan sehingga ruang fiskal untuk mendukung rute-rute reguler perkotaan tetap terjaga.

Namun, manfaat tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Jika tarif naik tetapi ketepatan waktu, kenyamanan, kapasitas angkut, dan integrasi antarmoda tidak ikut membaik, masyarakat berpotensi mempertanyakan nilai yang mereka dapatkan.

Karena itu, keberhasilan kebijakan tarif baru SH2 tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menekan biaya subsidi, tetapi juga oleh kemampuan Transjakarta menjaga layanan tetap terjangkau, andal, dan mudah digunakan.

Pada akhirnya, tarif Rp15.000 bisa menjadi titik tengah antara efisiensi anggaran dan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Tantangannya kini adalah memastikan kenaikan tarif tersebut benar-benar dibarengi peningkatan mutu layanan, jadwal yang konsisten, kapasitas yang memadai, serta konektivitas yang semakin mulus dengan moda transportasi di dalam kawasan bandara.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada
Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September
Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung
Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup
Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Rp3 Triliun untuk Motor Listrik Disorot, Djoko Setijowarno: Lebih Baik Perkuat Bus Listrik
AirNav Resmi Operasikan JARKOMPENAS, Perkuat Transformasi Digital Navigasi Penerbangan
Lima Bandara Kembali Layani Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:28 WIB

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIB

Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung

Minggu, 13 September 2026 - 08:25 WIB

Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya

Berita Terbaru