Topik hukum internasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta. (dok.rentàk.id)

Nasional

Israel Serang Markas UNIFIL, Prajurit TNI Gugur—DPR: Pelanggaran Berat, Harus Diusut Tuntas!

Nasional | Selasa, 31 Maret 2026 - 03:14 WIB

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:14 WIB

Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia. Namun di sisi lain, kami juga mengecam keras serangan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional,” tegas Sukamta, Senin (30/3/2026) di Jakarta.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid layangkan surat terbuka ke DPR (ilustrasi dibikin ai -rentak.id)

Politik

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Politik | Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

“Kami menilai keputusan ini berisiko turut melibatkan Indonesia dalam mekanisme yang akan memperburuk pelanggaran hukum humaniter internasional, termasuk membiarkan Israel melanjutkan penerapan sistem apartheid dan genosida di Gaza,” kata Usman dalam surat terbuka tersebut, dikutip Jumat (13/2/2026)

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat. (dok. rentak.id)

Internasional

DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara

Internasional | Selasa, 6 Januari 2026 - 14:48 WIB

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:48 WIB

“Penangkapan kepala negara yang masih menjabat melalui intervensi militer lintas batas, tanpa mandat Dewan Keamanan PBB dan tanpa mekanisme hukum internasional yang sah, merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kedaulatan negara dan supremasi hukum internasional,” tegas Syahrul dalam keterangannya diteria, Selasa (6/1/2026).

Presiden Nicolas sebelum Maduro ditangkap oleh AS (foto. Apnews.com)

Internasional

AS Tangkap Presiden Maduro, Hikmahanto Juwana: Ini Preseden Berbahaya bagi Dunia!

Internasional | Senin, 5 Januari 2026 - 11:59 WIB

Senin, 5 Januari 2026 - 11:59 WIB

“Kalau menyangkut masalah narkoba, itu tidak bisa dijadikan alasan bagi sebuah negara untuk menyerang negara lain, apalagi membawa seorang presiden untuk diadili di pengadilan negara tersebut,” ujar Hikmahanto.