RENTAK.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Bekasi targetkan 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Demikian disampaikan Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bekasi, Wiwit Subagyo.
“Target besar kita 10 kursi, atau realistisnya ada kursi disetiap Dapil (Daerah Pilihan),” kata Wiwit usai agenda pelatihan relawan di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (23/7/2023).
Ia menegaskan, pasca polemik internal yang terjadi di tubuh Partai NasDem Kota Bekasi, saat ini pihaknya semakin kompak dan solid. Pembenahan terus dilakukan hingga di tingkat ranting, dan perekrutan saksi.
“Kita solid berjuang untuk menang. Pecah telor meraih kursi, dan bisa mengusung walikota,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, salah satu penambah pundi suara dari Dapil 3 Bantargebang, Rawalumbu dan Mustikajaya adalah R. Suciati Soerjadi. Tokoh perempuan yang dulunya bernaung dibawah Partai Golkar kini membawa gerbongnya (Partai Partai Golkar – red) ke NasDem.
Wiwit optimistis dengan bergabungnya Suciati akan semakin memperkuat Partai NasDem. Apalagi dengan dua Pengurus Kecamatan yang menjadi barisan setianya, minimal satu kursi akan diraih.
“Alhamdulillah beliau (Suciati) bergabung, saat ini diresmikan sekaligus bacaleg NasDem Dapil 3. Dari survey kami di internal, sudah memenuhi satu kursi. Akan ada 14.500 suara (yang bergabung),” ungkap Wiwit.
Sementara Suciati mengaku tidak mau bermuluk-muluk dalam bergabung bersama NasDem. Ia mengaku ingin bisa tetap berbuat lebih banyak dan bermanfaat untuk masyarakat.
“Intinya saya ingin membuktikan bagaimana jika saya bergabung dengan NasDem, saya bicara ke depan tidak mau bicara (Partai) yang kemarin,” tegas Suci.
Selain Suciati selalu tuan rumah dalam agenda pelatihan relawan NasDem, hadir pula bacaleg DPR RI, Idris Sandiya dan Amir Syarifudin bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Calon Anggota DPRD Kota Bekasi, Suciati mengungkapkan Nasdem besar dan harus menang.
“Kita akan membesarkan NasDem di Kota Bekasi dan siap memenangkan Anies Baswedan menjadi Presiden RI ke-8,” tegasnya. (yudi)












