RENTAK.ID – Ronan Keating menegaskan bahwa konser reuni Boyzone yang akan digelar akhir tahun ini merupakan penutup perjalanan grup tersebut. Ia menyebut dua pertunjukan itu sebagai “bab terakhir” dan menegaskan tidak akan menyetujui tur dunia penuh karena dinilai tidak sehat bagi para personelnya.
Ronan Keating, penyanyi berusia 48 tahun itu akan kembali tampil bersama Michael Graham, Keith Duffy, dan Shane Lynch dalam dua konser besar di Stadion Emirates, London, pada 5 dan 6 Juni mendatang. Penampilan tersebut menjadi konser langsung pertama Boyzone sejak rangkaian pertunjukan di London Palladium pada 2019.
Meski antusiasme penggemar tinggi dan banyak tawaran konser berdatangan, Ronan Keating menegaskan bahwa Boyzone tidak berniat melanjutkan reuni ke bentuk tur global. Dua konser di London disebutnya sebagai momen perpisahan resmi dengan para penggemar.
Dalam wawancara dengan Vernon Kay di program Tracks Of My Years BBC Radio 2, Ronan Keating menyatakan bahwa keputusan itu merupakan kesepakatan bersama seluruh anggota. Ia menegaskan tidak ada rencana merilis musik baru maupun menghidupkan kembali aktivitas band secara penuh.
“Ini cara kami menulis bab terakhir dan mengucapkan selamat tinggal. Tidak ada tur dunia, tidak ada reuni jangka panjang. Banyak tawaran datang dari Asia dan Eropa, tapi jawabannya tetap tidak,” ujar Ronan Keating.
Ronan juga menyebut bahwa melakukan tur panjang akan menjadi langkah mundur dalam kehidupan pribadi masing-masing personel. Ia menggambarkan lingkungan kerja band sebagai sesuatu yang berat jika harus dijalani kembali secara intens.
“Kami semua sudah memiliki kehidupan dan karier masing-masing. Kami bisa kembali bersama untuk satu pekan, tapi tidak lebih dari itu,” kata Ronan. Ia memastikan konser perpisahan tersebut akan digelar secara maksimal dan emosional, namun tetap ditutup dengan kesan positif.
Boyzone dibentuk pada 1993 dan juga beranggotakan Stephen Gately, yang meninggal dunia pada 2009 di usia 33 tahun. Grup ini mencatatkan kesuksesan besar di Inggris dengan enam single dan lima album yang menempati posisi puncak tangga lagu.
Boyzone pertama kali bubar pada 2000 sebelum kembali bersatu pada 2007. Sejak itu, mereka beberapa kali menggelar konser dan merilis album, dengan Thank You & Goodnight pada 2018 menjadi album studio terakhir mereka. ***













