JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026, akan didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal.
Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan Papua Selatan* mendapat peringatan dini karena berisiko mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Bavi yang saat ini terpantau berada di Laut Filipina bagian utara dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Meskipun menjauh, sistem ini masih memicu aktivitas atmosfer berupa pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
“Keberadaan Siklon Tropis Bavi memicu pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah konvergensi dan konfluensi, terutama di Laut Filipina Utara, Laut Sulu, dan Laut Halmahera Utara,” demikian keterangan BMKG.
Seiring kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan **peringatan dini cuaca** untuk **Papua Selatan**. Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpeluang memicu banjir, genangan, maupun gangguan aktivitas.
Sementara itu, untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia, wilayah barat didominasi cuaca berawan. Tanjung Selor diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, sedangkan Medan dan Tanjung Pinang** berpotensi diguyur hujan ringan.
Adapun kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, serta sejumlah wilayah lainnya diprediksi mengalami kondisi **berawan hingga berawan tebal** sepanjang hari. Sementara itu, Padang berpotensi mengalami kondisi asap atau berkabut.
Di kawasan timur Indonesia, BMKG memprakirakan hujan ringan berpeluang terjadi di Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Sementara Denpasar, Makassar, Manado, Ambon, serta Manokwari diperkirakan berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal.
Penulis : guntar
Editor : ameri












