Penumpang KRL Membludak di Manggarai, KCI Tambah Jadwal Perjalanan hingga Petugas Pelayanan

- Penulis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Merespons antusiasme pengguna Commuter Line Jabodetabek yang berencana menuju kawasan Monas untuk menyaksikan perayaan HUT TNI ke-79, Sabtu (5/10), KAI Commuter telah melakukan berbagai langkah dibutuhkan.

Selain melakukan penambahan personel pengamanan di area stasiun, KAI Commuter juga melakukan pengaturan pola operasi perjalanan Commuter Line mengikuti situasi di lintas.

“Untuk tetap dapat melayani pengguna dengan aman dan nyaman, KAI Commuter melakukan penambahan 4 perjalanan Commuter Line tambahan untuk relasi Manggarai-Jakarta Kota PP, sebagai antisipasi untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Manggarai,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, Sabtu (5/10/2024).

Di stasiun transit tersebut, pengelola Commuter Line juga menambah jumlah personel pengamanan dari internal dan unsur TNI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna .

“Selain itu, petugas di Stasiun Manggarai juga akan melakukan penyekatan di hall stasiun untuk pembatasan kepadatan di peron Stasiun Manggarai. Ini harus dilakukan untuk keamanan dan keselamatan pengguna Commuter Line,” ujar Joni.

Di Stasiun Manggarai itu sendiri, KAI Commuter menyiagakan 49 personel petugas pengamanan. Begitu juga di stasiun-stasiun yang dekat dengan kegiatan HUT TNI di Monas, seperti Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia, KAI Commuter juga melakukan penambahan petugas pengamanan dan pelayanan, menyiagakan 30 personel pengamanan di Stasiun Juanda dan 23 personel di Stasiun Gondangdia.

Di samping itu, KAI Commuter juga akan membuka loket portabel untuk antisipasi layanan pada pembelian tiket. Untuk keamanan dan kenyamanan, KAI Commuter akan memberlakukan sistem buka tutup antrean pengguna yang akan masuk ke area peron stasiun jika keadaan sudah ramai. Selain itu, pengelola juga akan menyiagakan petugas-petugas pelayanan untuk membantu pelayanan di stasiun-stasiun tersebut.

Pada pelayanan operasional perjalanan Commuter Line Jabodetabek hari ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 962 perjalanan. Di sisi lain, juga akan melakukan antisipasi dengan melakukan rekayasa pola operasi secara situasional sesuai dengan kondisi di lintas.

Untuk mengurangi kepadatan pelanggan di Stasiun Juanda dan Gondangdia dalam antusiasme masyarakat dalam perayaan tersebut, akan ditambahkan perjalanan Commuter Line sebagai berikut :

  • Commute Line No. D1/1269C relasi Manggarai-Jakarta Kota
  • Commuter Line No. D1/1270C relasi Jakarta Kota-Pasar Minggu
  • Commuter Line No. D1/1309C relasi Pasar Minggu-Jakarta Kota
  • Commuter Line No. D1/1310C relasi Jakarta Kota-Manggarai.

Dari pantauan di lapangan, KAI Commuter mencatat peningkatan yang cukup signifikan pada jumlah pengguna yang turun di Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda pada pagi hari ini hingga pukul 13.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, volume pengguna yang transit di Stasiun Manggarai sebanyak 88.158 orang. Sedangkan pengguna yang turun di Stasiun Juanda menyentuh angka 63.682 orang dan di Stasiun Gondangdia sebanyak 28.464 orang.

KAI Commuter juga memohon maaf atas jika terjadi kekurangan pelayanan kepada penggunanya di Stasiun Manggarai yang terus meningkat hingga siang siang ini.

“Selain itu, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan, mengikuti arahan dan instruksi dari petugas di stasiun,” tambah Joni.

“Terlebih bagi pengguna yang membawa anak, pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan selama dalam perjalanan.”

Ia juga menambahkan, bagi pengguna yang menunggu di area peron, agar selalu mendahulukan pengguna yang akan keluar, serta berdiri tidak melewati garis aman dan menghalangi pengguna yang akan keluar dari dalam commuterline.

“KAI Commuter juga mengimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tutup Joni.(***)

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru