Penerimaan Beasiswa S2 dan S3 Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Resmi Dibuka, Apa Saja Persyaratan dan Keunggulannya ?

- Penulis

Jumat, 17 Januari 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Resmi Dibuka (Foto: PKUMI)

Pendaftaran Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Resmi Dibuka (Foto: PKUMI)

JAKARTA – Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali membuka pendaftaran untuk mencetak ulama Indonesia yang mampu menjawab tantangan global. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan ulama yang tidak hanya ahli dalam ilmu Islam klasik, tetapi juga memiliki wawasan global yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mencetak ulama yang menjadi rujukan internasional. PKUMI adalah upaya kita untuk memperkuat posisi Islam Indonesia yang moderat dan menjadi rahmat bagi seluruh alam,” tegas Nasaruddin dalam keterangan resminya, Jumat (17/1/2025).

Tiga Program Unggulan PKUMI

PKUMI menawarkan tiga program unggulan, yaitu Magister Pendidikan Kader Ulama (S2 PKU), Magister Pendidikan Kader Ulama Perempuan (S2 PKUP), dan Doktor Pendidikan Kader Ulama (S3 PKU). Program ini didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan pembebasan Tes Bakat Skolastik (TBS) bagi peserta yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari PKUMI-PTIQ.

“PKUMI tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada penguasaan ilmu dari akar hingga cabangnya,” ujar Nasaruddin. Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap Islam untuk menciptakan harmoni dan pencerahan bagi umat.

Seleksi peserta dilakukan secara ketat dengan menilai kemampuan dalam qiraatul kutub, bahasa Arab, wawasan keislaman, serta tahfidz dan tahsin Al-Qur’an.

Program Internasional dan Kolaborasi Global

PKUMI juga membuka peluang bagi peserta untuk mengikuti kursus singkat di universitas internasional terkemuka, seperti University of California Riverside (UCR), Hartford Seminary di Amerika Serikat, Universitas Al-Azhar di Mesir, dan Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko.

“Melalui kemitraan ini, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman berinteraksi dengan komunitas akademik global yang beragam. Ini adalah modal besar untuk membawa nilai Islam Indonesia ke pentas dunia,” jelas Direktur PKUMI, Prof Ahmad Thib Raya.

Syarat Pendaftaran dan Fasilitas

Program ini adalah hasil kolaborasi Masjid Istiqlal dengan LPDP, Kementerian Agama RI, Kementerian PPPA, dan Universitas PTIQ Jakarta. Semua biaya program sepenuhnya ditanggung LPDP, memastikan aksesibilitas pendidikan ulama berkualitas tanpa hambatan finansial.

Adapun syarat administrasi meliputi:

  • Dokumen: KTP, CV, ijazah terakhir, transkrip nilai, dan bukti pembayaran pendaftaran (S2 Rp 300.003; S3 Rp 500.005).
  • Batas usia: Maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3.
  • IPK minimal: 3,00 untuk S2 dan 3,25 untuk S3.

Menag Nasaruddin berharap program ini mencetak ulama yang mampu menjadi pemimpin spiritual di era modern. “PKUMI adalah langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan ulama dunia. Islam yang kita bawa adalah Islam yang damai, adil, dan memberi manfaat bagi seluruh umat manusia,” tuturnya.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi PKUMI di https://pmbpku.istiqlal.or.id. (***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru