Pendaftaran EPS TOPIK 2024 Ditutup, Lebih dari 62.000 PMI Daftar ke Korea Selatan dengan Penambahan Sektor Baru

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP2MI Pendaftaran  saat paparkan ujian EPS TOPIK tahun 2024 resmi ditutup. (lazir)

Kepala BP2MI Pendaftaran saat paparkan ujian EPS TOPIK tahun 2024 resmi ditutup. (lazir)

RENTAK.ID – Pendaftaran ujian EPS TOPIK tahun 2024 resmi ditutup. Sebanyak 62.930 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) terdaftar untuk pemberangkatan ke Korea Selatan (Korsel), jumlah ini lebih tinggi dari tahun 2023.

Pendaftaran ujian EPS TOPIK 2024 sendiri sudah dilakukan sejak periode 15 Februari sampai dengan kemarin.

“Untuk total pendaftar di tahun 2023 sebanyak 35.589. Jadi ini ada kenaikan,” kata Kepala Badan Pelindungan Migran Indonesia (Kaban BP2MI) Benny Rhamdani, Selasa (20/2/2024)

Dikatakan Benny, jumlah tersebut sudah disepakati antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan Republik Korea Selatan mengenai pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan berdasarkan sistem izin kerja, The Service Commitment Agreement (SCA) of Point System for Recruitment of Foreign Workers antara BP2MI dan HRDK Tahun 2022 dan Surat dari HRD Korea Nomor: EPS-505 Bulan Februari 2024.

Benny juga menyebutkan, bahwa terjadi penambahan sektor untuk penempatan PMI ke Korea Selatan melalui skema ujian Employment Permit System-Test of Proficiency in Korean (EPS TOPIK). Sebelumnya, penempatan terbatas pada sektor manufaktur dan perikanan, tetapi sekarang telah ditambah sektor shipbuilding, Service 1 untuk jasa seperti pengolahan sampah, dan Service 2 yang mencakup pekerjaan di hotel dan restoran.

“Terjadi perluasan sektor ini tidak lepas dari lobi-lobi dan juga pembicaraan yang terus kami lakukan antara BP2MI dengan pihak HRDK Korea. Walaupun belum memuaskan atau maksimal memenuhi apa yang kita minta kepada pihak Korea,” ujar Benny.

Benny mengatakan pihaknya sedang memperjuangkan penambahan sektor lain untuk penempatan tenaga kerja Indonesia skema kerja sama antar pemerintah atau G-to-G termasuk di sektor pertanian, hospital dan logistik.

“Mudah-mudahan ini jadi perjuangan selanjutnya yang akan bisa kita capai agar perluasan kerja di Korea Selatan akan semakin terbuka,” katanya.

CPMI yang mendaftar diarahkan untuk mengikuti proses perekaman sidik jari yang dilakukan secara offline di BP3MI dan P4MI sesuai dengan asal daerah/lokasi terdekat yang dipilih oleh pendaftar pada tanggal 26 Februari sampai dengan 10 Maret 2024.

Sedangkan proses verifikasi dokumen akan dilakukan secara daring oleh petugas di BP3MI dan P4MI pada tanggal 26 Februari sampai dengan 10 Maret 2024. ***

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru