Pdt Pardi M Silalahi Mth Jelang Pementasan Teater: Mari Menjadi Donasi untuk Anak-anak Tunanetra di Yapentra

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Yayasan pendidikan Tuna Netra (Yapentra) Merupakan Salah Satu Lembaga Pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas yang saat ini sedang membutuhkan donasi untuk membina anak-anak stabilitas tunanetra.

Hal itu dikatakan Pdt Pardi M Silalahi Mth di tengah gladi resik acara pementasan teater berjudul, “Simfoni Alam Yang Tak Kelihatan” oleh anak-anak tunanetra Yapentra di Wisma Yapentra Jalan Lubukpakam Tanjungmorawa Km 21,5, Sabtu dan Minggu, 4-5 April 2024.

Yapentra menurut Pdt Silalahi, hadir sebagai sarana menggali potensi dan berbagai talenta yang dimiliki anak anak tunanetra, yang tidak mereka dapatkan di daerah masing-masing.

“Oleh karena itu keberadaan Yapentra ini teramat penting sebagai jembatan di tengah-tengah pergumulan masyarakat terutama dalam mempersiapkan masa depan anak-anak Tunanetra, ” ujarnya.

Diterangkan Silalahi, lembaga ini didirikan oleh GKPI bekerjasama dengan HBM Jerman untuk merespon pergumulan masyarakat khusus keluarga – keluarga yang memiliki putra atau putri yang tunanetra yang tersebar di berbagai daerah untuk dididik dan diberdayakan.

“Saya sebagai Korwil GKPI Wilayah II, dimana Yapentra ini berada di wilayah II merasa terpanggil sekaligus mengharapkan dukungan penuh dari berbagai pihak seperti pemerintah, swasta, terutama GKPI, tempat dimana Yapentra ini bernaung, ” ujar Silalahi.

Seperti Diketahui, lanjut Silalahi, bahwa Yapantra ini membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit, termasuk biaya pendidikan anak-anak yang bersekolah di luar, seperti Perguruan tinggi.

Salah satu contoh terang dia, bentuk dukungan bagi Yapentra adalah “Lilin Yapentra” yang dikoordinasi oleh ibu Juliner Pardede, dimana setiap bulannya mengirimkan donasi ke Yapentra sebanyak 650-700 lilin (1 lilin dihargai/dinilai Rp10.000).

“Donasi ini sudah berjalan sekitar 13 tahun dan terus berlangsung sampai hari ini, ” jelasnya.

Donasi lilin Yapentra ini kata Pdt Pardi M Silalahi ini, memang tidak seberapa hanya tetesan-tetesan kecil, dan tentunya tidak akan pernah menjawab atau dapat memenuhi kebutuhan Yapentra.

“Namun diyakini jika tetesan-tetesan lain, tentunya akan sangat berarti bagi Yapentra demi mewujudkan harapan dan impian anak-anak Yapentra, ” tandasnya.

Berita Terkait

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong
Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot
Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut
Dari Membatik hingga Musik Kontemporer, DK3B Bekasi Ajak Pelajar Berkreasi
Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Tri Adhianto: Kemenangan Ini Milik Rakyat
Wartawan Diduga Diusir dan Dihina Kadis DLH Bekasi, Frits Saikat Desak Pemkab Bertindak
Penertiban Bangunan Liar di Bekasi, Area Parkir Masjid Amanah Akan Ditata Kembali
Batik Bekasi Mulai Dikenalkan ke Generasi Muda, Peserta Diajak Belajar Membatik Langsung

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:24 WIB

Dari Membatik hingga Musik Kontemporer, DK3B Bekasi Ajak Pelajar Berkreasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Tri Adhianto: Kemenangan Ini Milik Rakyat

Berita Terbaru