Pasokan BBM Jadi Perhatian DAMRI, Penumpang Diminta Cek Jadwal Keberangkatan

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus DAMRI di Bandara Soeakrno Hatta (foto. ist)

Bus DAMRI di Bandara Soeakrno Hatta (foto. ist)

JAKARTA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah mulai menjadi perhatian DAMRI karena berpotensi mengganggu kelancaran operasional armada dan perjalanan penumpang. Perusahaan transportasi milik negara ini pun berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk mengupayakan pasokan BBM dan meminimalkan dampak terhadap layanan.

Berdasarkan laporan kantor cabang, kelangkaan BBM terjadi di 16 wilayah, mulai dari Lampung, Jambi, Jabodetabek, Pangkal Pinang, Medan, Denpasar, Surabaya, Manado, Kupang, Makassar, hingga Mamuju.

Kondisi serupa juga dilaporkan di sejumlah wilayah Papua, yakni Manokwari, Jayapura, Sorong, Sorong Selatan, dan Mimika.

DAMRI terus memantau perkembangan di setiap daerah untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan. Koordinasi dengan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait dilakukan guna mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM bagi armada yang beroperasi.

Head of Corporate Communication DAMRI, Niken Pratiwi Syah Putri Distian, mengatakan perusahaan berupaya menjaga layanan tetap berjalan di tengah keterbatasan pasokan BBM.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM bagi operasional armada. Pemantauan juga dilakukan secara berkala agar potensi dampak terhadap layanan dapat diantisipasi dan ditangani sesuai kondisi di lapangan,” ujar Niken.

Ia menegaskan, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas perusahaan dalam menghadapi situasi tersebut.

“DAMRI memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM di sejumlah wilayah. Keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama DAMRI,” katanya.

Di tengah kondisi yang masih dipantau, DAMRI mengimbau masyarakat untuk memeriksa informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi perusahaan sebelum melakukan perjalanan. Langkah ini penting untuk memastikan jadwal keberangkatan dan mengetahui kemungkinan penyesuaian operasional.

Jika terjadi perubahan layanan, DAMRI menyatakan informasi akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.

DAMRI juga memastikan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan langkah penanganan dengan perkembangan di lapangan.

Kepastian pasokan BBM menjadi salah satu faktor penting bagi kelancaran operasional transportasi, terutama untuk layanan yang mengandalkan perjalanan antarkota dan mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, perkembangan situasi di 16 wilayah tersebut akan menjadi perhatian dalam upaya menjaga pelayanan kepada pelanggan.

Perusahaan mengapresiasi pengertian dan kepercayaan pelanggan serta meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi sebelum berangkat agar dapat mengantisipasi kemungkinan perubahan perjalanan.

Penulis : dafri jh

Editor : ami

Berita Terkait

Target Zero ODOL Januari 2027 Terancam Molor, 181 Kawasan Industri Jadi Sorotan
Kabut Asap Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik Terganggu hingga 17 Oktober 2026
Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar
Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23
Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak
DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan
Puluhan Jam Menyusuri Sungai, Jalan Darat Mahakam Ulu Buka Harapan Baru

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Pasokan BBM Jadi Perhatian DAMRI, Penumpang Diminta Cek Jadwal Keberangkatan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Kabut Asap Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik Terganggu hingga 17 Oktober 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah

Berita Terbaru