Pasien Digigit Anjing: Petugas Puskesmas Bengkulu Suruh Gigit Balik Anjing, Berujung Permintaan Maaf

- Penulis

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPAHIANG – Seorang pasien bernama Jolhanda (24), warga Desa Kuto Rejo, Kepahiang, Bengkulu, mengalami kejadian tak menyenangkan saat berobat di Puskesmas Kelobak, Sabtu (18/1/2025). Ia datang untuk mendapatkan penanganan medis setelah digigit oleh anjing liar. Namun, respons petugas berinisial AG justru mengejutkan.

“Petugas itu menyuruh saya menggigit balik anjing yang menggigit saya. Awalnya saya kira ini hanya bercanda, tapi ternyata dia serius dan bahkan berkata kasar,” ungkap Jolhanda ketika diwawancarai.

Merasa terhina, Jolhanda akhirnya melaporkan AG ke Polres Kepahiang. Ia mengaku tak bisa menerima perlakuan tersebut. “Saya manusia, kenapa disuruh menggigit balik anjing? Ini sangat tidak pantas,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Aiptu Barus, mengonfirmasi adanya kasus ini. “Kami sudah menerima laporan dari korban. Yang jelas, kasus ini akan kami proses sesuai prosedur,” kata Barus.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang, Tajri Fauzan, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihak Dinkes langsung turun tangan untuk menginvestigasi insiden tersebut. Petugas AG diketahui telah mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa ucapannya dimaksudkan sebagai candaan.

“Kami sudah meminta klarifikasi dari petugas yang bersangkutan. AG telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara langsung kepada Jolhanda. Permasalahan ini juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Tajri.

Selain meminta maaf, pihak Dinkes Kepahiang juga memastikan korban mendapat perawatan medis yang layak dengan biaya ditanggung sepenuhnya. “Kami harap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi. Saya sebagai Kepala Dinas juga turut meminta maaf kepada korban dan keluarganya atas tindakan yang tidak pantas ini,” tambah Tajri.

Meski permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan, kasus ini tetap menjadi perhatian publik sebagai pengingat bahwa petugas medis harus menjaga profesionalitas dalam melayani pasien. (***)

Berita Terkait

PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”
Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan
Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD
Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak
Dari Luka Bencana Menuju Harapan Baru: BNPB Mulai Bangun Huntara untuk Warga Tapanuli Utara
Astra Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Penguatan Petani Kopi Garut
DPP NasDem Rampungkan SK Pengurus Kalsel, Saidi Mansyur Resmi Pimpin Banjar
IPSI Karawang Gelar Pelantikan dan Raker 2025–2028: “Huma Bentang Melesat Tandang Makalang

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:30 WIB

PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:53 WIB

Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:30 WIB

Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD

Senin, 12 Januari 2026 - 10:33 WIB

Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:08 WIB

Dari Luka Bencana Menuju Harapan Baru: BNPB Mulai Bangun Huntara untuk Warga Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB