Mudik Asyik Baca Buku 2025, Upaya Kemendikdasmen Tingkatkan Literasi Anak Selama Perjalanan

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Untuk mendorong budaya literasi di kalangan masyarakat, terutama anak-anak, selama perjalanan mudik, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) kembali menggelar program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2025.

Kegiatan ini berlangsung pada 26–27 Maret 2025 di berbagai titik keberangkatan mudik, seperti Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, serta Bandara Halim Perdanakusuma.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Menteri Perhubungan serta Ketua Komisi X DPR RI membuka acara secara resmi pada Rabu (26/3/2025) pukul 15.00 WIB di Stasiun Senen  Jakarta dan diikuti terminal dan bandara lainnya.

Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra, Dr. Iwa Lukmana, menekankan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat, terutama kegemaran membaca anak-anak.

“Secara umum, ini dalam rangka peningkatan literasi. Namun secara teknis, kami ingin menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak-anak,” ujarn Dr. Iwa saat membuka acara  MABB di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (26/3/2025).

Dr. Iwa menjelaskan bahwa program ini juga menjadi alternatif kegiatan positif bagi anak-anak selama perjalanan mudik.

“Dengan adanya buku, perhatian anak-anak bisa teralihkan dari gawai dan lebih fokus pada bacaan yang bermanfaat,” tambahnya.

Tahun ini,  beber  DR Iwa, program MABB menyediakan 20.000 buku untuk dibagikan kepada pemudik, meningkat dari 17.000 buku tahun lalu.

“Buku-buku tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk Badan Bahasa, Kemendikdasmen, komunitas literasi, serta beberapa penerbit swasta,” ujarnya.

Sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan, Bandara Halim Perdanakusuma turut mendukung program ini.

Executive General Manager Operational Bandara Halim, Kolonel Pnb. Ali Sudibyo, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari program luar biasa ini. Membaca bukan hanya sekadar aktivitas, tetapi juga jendela ilmu yang membuka wawasan dan membentuk karakter anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran buku gratis dan aplikasi baca di bandara memberikan pengalaman baru bagi anak-anak.

“Kami ingin memastikan perjalanan mudik tidak hanya nyaman, tetapi juga bernilai tambah bagi generasi muda,” tambahnya.

Dengan bertambahnya lokasi dan jumlah buku yang disediakan, MABB 2025 diharapkan dapat semakin memperluas dampak positifnya.

Ke depan, program ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan literasi di Indonesia. ***

 

Berita Terkait

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Berita Terbaru