Minibus Terseret Arus di Kampung Nawit, Pengemudi Selamat Setelah Berjibaku dengan Banjir

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minibus Terseret Arus di Kampung Nawit, Pengemudi Selamat Setelah Berjibaku dengan Banjir. (Info Publik Facebook)

Minibus Terseret Arus di Kampung Nawit, Pengemudi Selamat Setelah Berjibaku dengan Banjir. (Info Publik Facebook)

RENTAK.ID — Sebuah minibus terseret arus deras saat nekat menerobos banjir di Kampung Nawit, Cisaat, Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa pagi (4/3/2025).

Mobil tersebut hanyut hingga tenggelam di Situ Kampung Nawit, namun pengemudi berhasil menyelamatkan diri meskipun sempat berjuang melawan derasnya arus.

Menurut saksi mata, pengemudi awalnya mencoba melintas meskipun arus banjir cukup kuat.

Namun, derasnya aliran air membuat mobil kehilangan kendali dan terseret hingga masuk ke area situ.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berteriak memperingatkan, namun pengemudi sudah terlanjur melaju.

“Kami sudah teriak jangan lewat, arusnya deras. Tapi mungkin pengemudi pikir mobilnya bisa lewat,” ujar Yanto, salah satu warga.

Peristiwa ini terjadi di tengah banjir besar yang melanda Bekasi, di mana 20 titik di Kota dan Kabupaten Bekasi terendam air.

Ketinggian banjir di beberapa lokasi bahkan mencapai 3 meter, dipicu oleh hujan deras dan kiriman air dari Bogor sejak Senin malam.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan aliran Kali Bekasi.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan aparat terkait untuk memantau perkembangan banjir dan memastikan keselamatan warga,” kata Tri.

BPBD Kota Bekasi juga telah menyiagakan personel serta menyiapkan perahu evakuasi di beberapa titik rawan banjir.

Warga yang bermukim di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) diimbau agar tidak memaksakan diri melintas saat banjir dan selalu mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan harus diutamakan dalam situasi darurat.

Pihak berwenang menekankan bahwa menerobos banjir tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga memperumit upaya penyelamatan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Facebook Info Publik

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru