Menhub Tinjau Rehabilitasi Jalur KA Medan–Binjai, Perbaikan Capai Tahap Akhir

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan KA di jalur Medan-Binjai mulai lancar (dok. rentak.id)

Layanan KA di jalur Medan-Binjai mulai lancar (dok. rentak.id)

DELI SERDANG — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung progres penanganan kerusakan jalur kereta api lintas Medan–Binjai yang terdampak banjir dan longsor di kawasan Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (2/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan jalur strategis tersebut dapat segera kembali melayani masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Menhub didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin, serta jajaran terkait.

Kerusakan jalur terjadi sejak 28 November 2025, berupa amblesan sedalam sekitar 1,5 meter dengan panjang kurang lebih 200 meter. Gerusan air mengakibatkan bantalan rel menggantung sehingga layanan perjalanan kereta api sempat dihentikan demi keselamatan.

“Kami fokuskan perbaikan di Km 9+5/8 Lintas Medan–Binjai sebagai titik kritis amblesan yang cukup parah. Tim gabungan dari BTP Medan, KAI Divre 1, dan para pemangku kepentingan telah dikerahkan beserta alat berat untuk mempercepat pemulihan,” ujar Allan.

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara bertahap sejak 29 November, mulai dari penguatan struktur menggunakan ballast, perbaikan bantalan dan penambat rel, hingga percepatan rehabilitasi pada 30 November. Pada 1 Desember, tim melakukan pemadatan manual sebagai pra-kondisi sebelum diterjunkannya alat Multi Tie Tamper (MTT).

“Sesuai arahan Bapak Menteri, prioritas kami adalah keselamatan dan kecepatan pemulihan. Alhamdulillah, pada Selasa pukul 17.33 WIB jalur Medan–Binjai sudah tersambung kembali dan KA Srilelawangsa dapat melintas dengan aman,” kata Allan.

Layanan KA Srilelawangsa kini telah kembali beroperasi, sementara masyarakat diminta tetap memantau informasi terbaru dari operator terkait. Meski jalur sudah fungsional, DJKA tetap melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi tanah di sekitar rel mengingat cuaca masih berubah-ubah.

Secara paralel, DJKA juga mengerahkan petugas, alat berat, dan material untuk memperbaiki sejumlah titik kerusakan lain akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan beberapa hari terakhir. DJKA berkomitmen menyiagakan tim untuk memastikan seluruh jalur yang terdampak cuaca ekstrem dapat segera dipulihkan demi keamanan perjalanan kereta api,” tutup Allan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru