JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan kuliah umum dalam pembukaan perkuliahan semester genap 2024–2025 di Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker), Jakarta, Senin (10/2/2025).
Dengan tema “Adaptasi Kecerdasan Artifisial (AI): Strategi Peningkatan Produktivitas dalam Transformasi Tenaga Kerja”, Yassierli menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital bagi tenaga kerja Indonesia.
Dalam pemaparannya, Yassierli mengungkapkan bahwa tingkat keterampilan digital pekerja Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju.
“Saat ini, hanya 19 persen pekerja kita yang memiliki keterampilan digital dasar, dan yang memiliki keterampilan digital lanjutan baru mencapai 6 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, daya saing digital pekerja Indonesia juga masih tertinggal.
“Berdasarkan World Digital Competitiveness Index, skor kita hanya 61 persen. Indonesia berada di peringkat 43 dari 67 negara di dunia, dan peringkat 11 dari 14 negara di Asia. Ini berpengaruh pada rendahnya produktivitas tenaga kerja kita,” tegasnya.
Dorongan untuk Adaptasi di Era Digital
Yassierli mengajak mahasiswa Polteknaker untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digital. “Jangan hanya mengikuti arus. Kalian harus aktif beradaptasi, memahami tren, dan menguasai keterampilan yang dibutuhkan industri,” pesannya.
Ia menekankan bahwa teknologi, termasuk AI, bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. “Adik-adik mahasiswa harus punya curiosity yang tinggi. Jangan sampai pola pikir kalian terjebak dalam fixed mindset. Ubah menjadi growth mindset supaya bisa terus berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yassierli menekankan pentingnya memiliki lebih dari satu kompetensi.
“Jangan hanya terpaku pada bidang utama seperti Relasi Industri, Manajemen SDM, atau K3. Tambahkan keterampilan teknologi seperti AI dan komputer, serta soft skills seperti kemampuan komunikasi dan memahami orang lain. Kalau punya tiga kompetensi ini, saya yakin masa depan kalian akan cerah,” katanya.
Peresmian Gedung Baru dan Harapan untuk Polteknaker
Setelah menyampaikan orasi ilmiah, Yassierli meresmikan tiga gedung baru di kampus Polteknaker yang berlokasi di Ciracas, Jakarta Timur. Ketiga gedung tersebut adalah Gedung Perkuliahan, Perpustakaan, dan Kantin bagi mahasiswa.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, optimistis bahwa Polteknaker akan terus berkembang menjadi institusi pendidikan vokasi yang kredibel.
“Saya yakin Polteknaker bisa menjadi jawaban konkret bagi tantangan dunia kerja dan siap melahirkan lulusan yang kompeten dan unggul,” pungkasnya.***













