Layanan Baru ONE–Samudera Masuk Patimban, Dua Kapal Peti Kemas Kini Bisa Dilayani Bersamaan

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Aktivitas layanan peti kemas di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, kembali berkembang. Kapal MV Sinar Bintan melakukan maiden call atau kunjungan perdana pada 10–11 Agustus 2026 sekaligus menandai masuknya layanan ONE–Samudera di pelabuhan tersebut.

Kapal berbendera Singapura dengan panjang 147 meter dan Gross Tonnage (GT) 12.563 itu tiba dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dan bersandar di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban pada 10 Agustus 2026.

Dalam kunjungan perdananya, MV Sinar Bintan melakukan kegiatan muat ekspor sebanyak 95 peti kemas atau 190 TEUs. Komoditas yang diangkut terdiri atas suku cadang otomotif serta produk pulp dan kertas.

Setelah proses pemuatan rampung, kapal bertolak dari Pelabuhan Patimban pada 11 Agustus 2026 pukul 08.54 WIB untuk melanjutkan pelayaran menuju Singapura.

Kehadiran MV Sinar Bintan berlangsung bersamaan dengan pelayanan MV MSC Independent III. Kapal peti kemas berbendera Portugal tersebut memiliki panjang 208,90 meter dengan GT 26.435.

MV MSC Independent III merupakan bagian dari layanan rutin peti kemas MSC di Pelabuhan Patimban. Kapal tersebut tiba dari Singapura dan melayani rute menuju Pasir Gudang, Malaysia.

Kapal tersebut mulai bersandar pada 10 Agustus 2026 dan masih menjalani pelayanan di Pelabuhan Patimban pada 11 Agustus 2026.
Dengan kondisi tersebut, Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban kini mampu melayani dua kapal peti kemas secara bersamaan. MV Sinar Bintan dan MV MSC Independent III menempati posisi tambat yang berbeda.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban Mohd Arief Agustian mengatakan, bertambahnya layanan pelayaran menjadi salah satu indikator perkembangan Pelabuhan Patimban sebagai simpul logistik yang semakin terhubung dengan jaringan pelayaran.

“Masuknya layanan ONE–Samudera menjadi perkembangan positif bagi Pelabuhan Patimban. Yang ingin terus kita dorong bukan hanya bertambahnya jumlah kapal yang datang, tetapi semakin banyaknya pilihan layanan dan konektivitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna jasa,” ujar Arief.

Menurut Arief, kemampuan terminal melayani dua kapal peti kemas dalam waktu bersamaan juga menunjukkan adanya perkembangan dalam aktivitas operasional.

“Ini mungkin merupakan pemandangan yang biasa di pelabuhan yang sudah matang, tetapi bagi Patimban merupakan perkembangan penting. Artinya, aktivitas terminal mulai tumbuh dan infrastruktur yang tersedia semakin dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan operasional yang berkembang,” lanjutnya.

Sebelumnya, Pelabuhan Patimban telah melayani sejumlah rute peti kemas internasional maupun domestik. Kehadiran layanan ONE–Samudera menambah alternatif konektivitas logistik bagi pelaku industri dan pengguna jasa, khususnya di wilayah Jawa Barat serta kawasan hinterland Pelabuhan Patimban.

Muatan ekspor yang dibawa MV Sinar Bintan dalam kunjungan perdananya juga menunjukkan pemanfaatan layanan pelayaran tersebut untuk mendukung distribusi produk industri Indonesia menuju pasar internasional.

KSOP Kelas II Patimban bersama badan usaha pelabuhan, operator terminal, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan terkait akan terus meningkatkan pelayanan kepelabuhanan seiring pertumbuhan trafik dan bertambahnya layanan pelayaran di Pelabuhan Patimban.(***)

 

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru

Berita Terbaru