Kemnaker Transformasi BLK Jadi Pusat Talenta, Produktivitas, dan Wirausaha

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat berkunjung ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (dok. rentak.id)

Menaker Yassierli saat berkunjung ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (dok. rentak.id)

SURAKARTA – Pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihan yang diberikan semakin relevan dengan kebutuhan industri, mudah diakses masyarakat, serta mampu membuka peluang kerja dan wirausaha yang lebih luas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat peran BLK tidak hanya sebagai pusat pelatihan, tetapi juga sebagai Klinik Produktivitas, Talent and Innovation Hub (TIH), serta inkubator bisnis.

Menurutnya, langkah ini penting agar manfaat pelatihan BLK benar-benar dirasakan masyarakat. Keterampilan yang diajarkan harus “nyambung” dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah, sekaligus mendorong masyarakat memiliki pilihan untuk bekerja maupun berwirausaha.

“Transformasi BLK bertujuan agar pelatihan lebih relevan, berdampak, dan menjawab tantangan ketenagakerjaan ke depan,” ujar Yassierli saat berkunjung ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP)—sebelumnya dikenal sebagai BLK—di Surakarta, Jumat (30/1/2026).

Untuk mengimplementasikan transformasi tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan akan menggandeng kalangan akademisi. Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan kompetensi sumber daya manusia selaras dengan kebutuhan industri terkini, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami akan mengajak dunia kampus menjadikan BLK sebagai Klinik Produktivitas, misalnya melalui pelatihan di bidang green jobs, smart creative IT skills, dan smart operation,” jelasnya.

Selain itu, sinergi dengan akademisi juga akan memperkuat fungsi BLK sebagai pusat pelaksanaan TIH, pusat pelatihan bagi penyandang disabilitas, serta pusat peningkatan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Yassierli menilai penguatan fungsi tersebut diperlukan agar BLK berkembang menjadi ruang peningkatan kompetensi yang lebih inklusif dan berdampak luas. Tidak hanya fokus pada pelatihan kerja, BLK juga disiapkan sebagai inkubator bisnis bagi calon wirausaha.

“Kemnaker sedang menyiapkan BLK sebagai inkubator bisnis. Masyarakat yang ingin berwirausaha akan dibantu mulai dari pencarian ide usaha, analisis kompetitor, penyusunan model bisnis, hingga strategi pengembangan dan pemasaran,” ujarnya.

Ia juga mengakui, selama ini BLK masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dibenahi agar kontribusinya lebih optimal. Tantangan tersebut antara lain keterbatasan jumlah penerima manfaat, efisiensi biaya, sistem penjaminan mutu pelatihan, pembaruan kurikulum, transparansi rekrutmen peserta, hingga pelacakan data lulusan dan alumni.

“Optimalisasi BLK ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelatihan agar lebih efisien dan efektif dalam menjawab persoalan pengangguran,” kata Yassierli.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru