Kemnaker Siapkan 59 BLK untuk Program Sekolah Rakyat, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat meninjau gedung Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan difungsikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat di BPVP Banyuwangi. (dok rentak.id)

Menaker Yassierli saat meninjau gedung Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan difungsikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat di BPVP Banyuwangi. (dok rentak.id)

BANYUWANGI – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan siap menyukseskan program Sekolah Rakyat yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), memutus rantai kemiskinan, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.

Salah satu bentuk dukungan Kemnaker adalah menyediakan 59 Balai Latihan Kerja (BLK) yang diusulkan untuk difungsikan sebagai Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, 16 BLK pusat dan 19 BLK daerah telah ditetapkan menjadi Sekolah Rakyat. Salah satunya adalah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Jawa Timur.

BPVP Banyuwangi akan membuka empat rombongan belajar (rombel), terdiri dari dua rombel jenjang SD dan dua rombel jenjang SMA.

“Masih ada 24 balai (BLK) lagi yang sedang dalam tahap evaluasi untuk digunakan sebagai Sekolah Rakyat. Jadi totalnya akan ada 59 balai,” ujar Menaker Yassierli saat meninjau gedung Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan difungsikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat di BPVP Banyuwangi, Senin (11/8/2025).

Yassierli menjelaskan, gedung tiga lantai Sekolah Rakyat berada di area BPVP Banyuwangi seluas hampir 10 hektare.

Lantai 1 digunakan untuk resepsionis, perpustakaan, laboratorium komputer dan IPA, ruang kelas SD dan SMA, ruang guru dan tata usaha, ruang kepala sekolah, UKS, ruang rekreasi, ruang rapat, dan gudang.

Lantai 2 disiapkan untuk dapur, ruang makan, asrama SD putra-putri, serta asrama SMA putra-putri.

Lantai 3 diperuntukkan bagi asrama pamong.

“Ruang belajar SMA ini penting karena nanti akan terhubung dengan pelatihan vokasi yang dimiliki BPVP Banyuwangi,” jelas Yassierli.

Proses rekrutmen siswa akan diserahkan kepada Dinas Sosial. Kemnaker memastikan akan memberi dukungan penuh demi keberhasilan program ini.
“Kami ingin semua orang mendapat kesempatan belajar. Lulusan SMA dari Sekolah Rakyat Banyuwangi nantinya diharapkan memiliki keterampilan vokasi dengan sertifikat kompetensi,” tegas Yassierli.

Program Sekolah Rakyat menjadi bentuk kolaborasi Kemnaker dalam menyukseskan salah satu prioritas Presiden Prabowo, yang diharapkan mampu membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat kurang mampu.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru