Kemenpar Gelar Sales Mission Open Trip di Yogyakarta, Dorong Wisata Domestik Makin Berkembang

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Sales Mission (Misi Penjualan) Wisata Open Trip Pasar Domestik (dok. kemenpar)

Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Sales Mission (Misi Penjualan) Wisata Open Trip Pasar Domestik (dok. kemenpar)

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat upaya meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara melalui pengembangan paket wisata open trip.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Sales Mission Wisata Open Trip Pasar Domestik di Yogyakarta sebagai ajang mempertemukan pelaku industri pariwisata dengan calon pembeli potensial guna memperluas kerja sama bisnis sekaligus menghadirkan pilihan wisata yang lebih beragam bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di The Jogja Hotel & Conference Center, Yogyakarta, Kamis (23/7/2026), menjadi proyek percontohan Kemenpar dalam membangun ekosistem pariwisata domestik yang semakin kompetitif. Forum bisnis tersebut dikemas dalam format table top meeting yang memungkinkan pelaku usaha menjalin kemitraan secara lebih efektif.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan konsep open trip dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan perjalanan wisata praktis, fleksibel, dan terjangkau.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka peluang lebih luas bagi industri pariwisata nasional untuk menghadirkan produk wisata yang ringan, variatif, dan kompetitif. Dengan begitu, masyarakat memiliki semakin banyak pilihan paket wisata berkualitas dan semakin terdorong untuk berwisata #DiIndonesiaAja,” ujar Widiyanti.

Menurutnya, model perjalanan open trip menawarkan kemudahan karena jadwal, rute, fasilitas, hingga harga telah ditentukan oleh penyelenggara. Skema tersebut dinilai cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas, instansi pemerintah, perbankan, hingga perusahaan yang rutin menggelar kegiatan outing, gathering, maupun study tour.

Widiyanti menambahkan, pengembangan paket open trip juga menjadi strategi untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata dalam negeri.

Optimisme Kemenpar tersebut didukung tren positif perjalanan wisatawan nusantara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025 mencapai 1,20 miliar perjalanan, meningkat 17,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah perjalanan wisnus telah mencapai 523,22 juta perjalanan, atau naik 2,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Khusus Mei 2026, perjalanan wisatawan nusantara tercatat 106,16 juta perjalanan, meningkat 8,83 persen dibandingkan April 2026 dan tumbuh 8,69 persen dibandingkan Mei 2025.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menjelaskan bahwa kegiatan Open Trip Table Top Bangga Berwisata di Indonesia dirancang sebagai ruang strategis yang mempertemukan penjual dan pembeli paket wisata yang telah melalui proses kurasi Kemenpar.

“Kami menghadirkan sellers dengan beragam paket dan pengalaman wisata yang menarik sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang, terutama generasi muda yang kini semakin menyukai konsep open trip. Harapannya, kolaborasi bisnis yang terjalin dapat memperkuat industri pariwisata nasional,” kata Made.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Erwita Dianti mengungkapkan, pelaksanaan misi penjualan di Yogyakarta melibatkan 16 sellers dan 45 buyers potensial melalui mekanisme table top meeting yang memungkinkan pembahasan bisnis berlangsung lebih fokus.

Para pelaku usaha yang terlibat berasal dari berbagai subsektor pariwisata, mulai dari desa wisata, biro perjalanan, operator tur, penyedia transportasi, hingga industri pendukung. Di antaranya Desa Wisata Wukirsari, Desa Wisata Tinalah, Kampung Wisata Purbayan, Badan Pelaksana Otorita Borobudur, HITA Journey, Expediso, Always Tour & Event Management, Index Wisata Tours, Kirana Tour, Jay Tour Arrangement, Pegasus TMA Tour, KAI dan KAI Wisata, Batik Warisan, Dje Djak Rasa, serta Van Bloemeen 1881 & Pramana Craft.

“Melalui konsep rotasi meja dan diskusi yang lebih intensif, kami berharap lahir kerja sama bisnis yang konkret dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkaya pilihan produk wisata domestik sekaligus meningkatkan daya saing industri pariwisata Indonesia di masa mendatang,” ujar Erwita.

Penulis : guntar

Editor : ami

Berita Terkait

Wisata Tak Lagi Sekadar Foto, Kemenpar Garap Paket Healing dan Kuliner di Yogyakarta
Jelajahi Flores Sejauh 70 Km, Camino de Flores Satukan Ziarah, Alam, dan Budaya
TransNusa Buka Rute Langsung Melbourne–Bali, Wisatawan Australia Tembus 1,2 Juta
Pariwisata Indonesia Makin Bergairah, Serap 25,91 Juta Tenaga Kerja dan Raup Devisa Rp305 Triliun
MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali
143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan
JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Wisata Tak Lagi Sekadar Foto, Kemenpar Garap Paket Healing dan Kuliner di Yogyakarta

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Jelajahi Flores Sejauh 70 Km, Camino de Flores Satukan Ziarah, Alam, dan Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:57 WIB

TransNusa Buka Rute Langsung Melbourne–Bali, Wisatawan Australia Tembus 1,2 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Pariwisata Indonesia Makin Bergairah, Serap 25,91 Juta Tenaga Kerja dan Raup Devisa Rp305 Triliun

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:54 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB