Kemendikdasmen Terapkan WFH Sehari, Abdul Mu’ti Tegaskan Bukan WFA

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (foto. lazir)

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (foto. lazir)

JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari upaya efisiensi dan penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu proses pembelajaran di sekolah yang tetap berjalan normal lima hari seperti biasa.

“Pertama, untuk pembelajaran masih sebagaimana biasa dan itu juga diperkuat oleh pernyataan Pak Menko Perekonomian bahwa pembelajaran tetap lima hari dan dilaksanakan seperti biasa,” ujar Abdul Mu’ti, Rabun(1/4/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan WFH hanya berlaku untuk pengaturan jam kerja pegawai di lingkungan Kemendikdasmen. Dalam skema tersebut, pegawai bekerja di kantor selama empat hari dan satu hari bekerja dari rumah, yakni setiap Jumat.

“Untuk jam kerja di Kementerian Dikdasmen tentu mengikuti arahan kebijakan yaitu ada satu hari WFH, sehingga yang bekerja di kantor hanya empat hari dan kemudian hari Jumat itu semuanya bekerja dari rumah,” jelasnya.

Abdul Mu’ti juga menekankan perbedaan antara WFH (work from home) dan WFA (work from anywhere). Menurutnya, pemerintah secara tegas memilih skema WFH agar pegawai tetap mudah dijangkau saat dibutuhkan.

“Kalau bekerja dari mana saja itu bisa jadi pegawai kita bertebaran ke mana-mana, sehingga ketika sewaktu-waktu diperlukan kehadirannya di kantor akan kesulitan. Tapi kalau bekerja dari rumah, mereka tetap berada di rumah masing-masing dan bisa segera hadir jika diperlukan,” katanya.

Ia menambahkan, tidak semua agenda dapat dilakukan secara daring. Oleh karena itu, keberadaan pegawai yang tetap berada di lokasi yang mudah dijangkau menjadi pertimbangan utama.

Selain pengaturan kerja, Kemendikdasmen juga menjalankan arahan Presiden dalam membangun budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini sejalan dengan kebijakan internal kementerian untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan berkelanjutan.

“Kami berusaha menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman, sehat, bersih, dan indah. Ini bukan sekadar efisiensi ekonomi, tapi juga membangun budaya hidup sederhana, bersih, dan hemat energi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Terkait pengawasan, Abdul Mu’ti memastikan bahwa mekanisme penilaian kinerja tetap berjalan meski pegawai bekerja dari rumah. Ia menegaskan WFH tidak boleh disalahartikan sebagai waktu libur.

“Tidak perlu ada pengawasan khusus, tapi ada mekanisme tagihan kinerja yang harus dipenuhi. Jangan sampai bekerja dari rumah itu diubah menjadi berlibur,” tegasnya.

Menjawab soal kemungkinan sanksi, ia memastikan sistem reward and punishment tetap diterapkan.

“Ya tentu ada. Namanya pelaksanaan tugas ada penghargaan dan juga sanksi. Tapi semuanya dalam kerangka pembinaan agar semua insan pendidikan dapat melaksanakan tugas sesuai arahan Presiden,” kata Abdul Mu’ti.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T, Percepat Pemanfaatan Teknologi di Sekolah
Hasil SNBP 2026 Rilis, Ribuan Siswa Akhirnya Lolos ke PTN
Pengumuman SNBP 2026 Digelar Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Seleksi Transparan dan Berbasis Prestasi
Silaturahmi Idul Fitri, MA Khomsani Nur Pererat Kebersamaan Antar Lembaga di Lumajang
Halal Bihalal Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti: Tradisi Indonesia yang Menguatkan Spirit dan Relasi Sosial
GSI Mendunia! Kemendikdasmen Sabet Penghargaan Bergengsi di PSSI Award
Belajar Tak Boleh Berhenti! Satuan Pendidikan Bergerak di Zona Bencana
DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Prioritas, Efisiensi Energi Tak Ganggu Pembelajaran

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:26 WIB

Kemendikdasmen Terapkan WFH Sehari, Abdul Mu’ti Tegaskan Bukan WFA

Rabu, 1 April 2026 - 05:12 WIB

Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T, Percepat Pemanfaatan Teknologi di Sekolah

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:24 WIB

Hasil SNBP 2026 Rilis, Ribuan Siswa Akhirnya Lolos ke PTN

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:33 WIB

Pengumuman SNBP 2026 Digelar Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Seleksi Transparan dan Berbasis Prestasi

Senin, 30 Maret 2026 - 19:45 WIB

Silaturahmi Idul Fitri, MA Khomsani Nur Pererat Kebersamaan Antar Lembaga di Lumajang

Berita Terbaru

Hiburan

Cut Keke Ungkap Kunci Harmoni sebagai Istri Kedua

Rabu, 1 Apr 2026 - 22:00 WIB