Kemdiktisaintek Percepat Solusi Sampah Berbasis Teknologi, Gandeng KLH dan Kampus

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Upaya penanganan sampah nasional kini didorong lebih cepat melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk menghadirkan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di kantor Kemdiktisaintek, Selasa (7/4/2026).

Menteri Brian menegaskan bahwa pendekatan berbasis data dan teknologi menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa kerangka kebijakan yang sebelumnya disusun kini mulai diarahkan agar lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Yang kami rancang sebelumnya adalah template makro. Setelah melihat kondisi di lapangan, kita akan gunakan basis data TPS 3R (reduce, reuse, recycle) yang sudah ada untuk segera masuk ke tahap implementasi,” ujarnya.

Dalam implementasinya, Kemdiktisaintek mendorong optimalisasi lebih dari 100 titik Tempat Penampungan Sementara (TPS 3R) yang telah tersedia. Perguruan tinggi juga akan dilibatkan secara aktif, mulai dari dosen, peneliti, hingga mahasiswa dalam kegiatan survei, pemetaan, dan kajian teknis guna memperkuat pengelolaan sampah di tingkat hulu.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi dukungan Kemdiktisaintek dalam memperkuat basis ilmiah kebijakan pengelolaan sampah.

Menurutnya, kolaborasi dengan akademisi menjadi faktor penting agar kebijakan dapat berjalan efektif di lapangan.

“Kementerian Lingkungan Hidup akan melihat penelitian dan perumusan dari teman-teman akademisi, sehingga implementasi di lapangan dapat berjalan lebih selaras,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengkaji serta mengadaptasi kerangka yang disusun Kemdiktisaintek agar sesuai dengan kondisi aktual, khususnya dalam penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Langkah ini dinilai penting mengingat sampah perkotaan masih didominasi oleh sampah rumah tangga dengan kandungan organik tinggi.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus meningkatkan efisiensi sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan. Di sisi lain, pemerintah juga mendorong penguatan ekosistem pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Pertemuan ini juga menekankan pentingnya integrasi pengelolaan sampah antara sektor rumah tangga dan kawasan komersial, serta penguatan regulasi dan penegakan hukum.

Kolaborasi Kemdiktisaintek dan KLH menjadi langkah strategis dalam mempercepat implementasi kebijakan berbasis sains dan teknologi, sekaligus memastikan hasil riset perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata dalam menjawab persoalan lingkungan di Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan
Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT
Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:39 WIB

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina

Jumat, 17 April 2026 - 20:28 WIB

Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 06:50 WIB

Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Berita Terbaru