RENTAK.ID — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Kamis dini hari (4/4), mengakibatkan dua nyawa melayang dan satu korban lainnya mengalami luka bakar ringan.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung membesar, melahap enam unit rumah warga dalam waktu singkat.
Menurut keterangan saksi mata, suara teriakan minta tolong terdengar dari salah satu rumah, yang kemudian membuat warga sekitar berhamburan keluar dan mencoba memadamkan api secara manual sebelum bantuan datang.
Sayangnya, material rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya.
“Dua korban yang meninggal dunia adalah Edi Liana (64) dan putrinya Isabela Katatina Ketaren (38), yang merupakan istri dan anak dari pemilik rumah Job Erman Ketaren,” ungkap Camat Bahorok, Robby Deritawan Sitepu.
Korban luka ringan atas nama Khairul Anwar saat ini telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Bahorok dan kondisinya dikabarkan stabil.
Adapun enam rumah yang ludes terbakar milik warga atas nama Ketel/Salbiah, Ertati, Elisabet Ketaren, Job Erman Ketaren, Khairul Anwar, dan Ongat Surabaya.
Pemadaman berlangsung dramatis selama lebih dari tiga jam. Tim gabungan dari berbagai pihak turut terlibat dalam proses ini, termasuk Damkar Kecamatan Bahorok, Damkar Perkebunan Bukit Lawang, Damkar PT Lonsum Turangi, serta bantuan dari pengusaha air minum lokal seperti Naisa Water dan Adam Water.
Koramil 06 Bahorok, Polsek Bahorok, serta warga setempat juga berjibaku membantu memadamkan kobaran api.
Sebagai langkah awal penanganan pascakebakaran, pemerintah kecamatan mendirikan posko bantuan di sekitar lokasi kejadian, sekaligus menjalin koordinasi dengan dinas sosial dan instansi terkait untuk memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga.
“Kami sudah mengunjungi para korban dan keluarga untuk menyampaikan empati serta melihat langsung apa yang dibutuhkan dalam waktu dekat,” kata Robby.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Warga setempat berharap bantuan segera mengalir agar para korban bisa kembali bangkit dari musibah ini. ***
Editor : Ayham
Sumber Berita: Antara Sumut













