John Herdman Datang Membawa Harapan: Tekanan Bukan Beban, Mimpi Baru Timnas Indonesia Dimulai

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Harapan itu kembali menyala. Di tengah luka kegagalan menembus Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia resmi membuka lembaran baru. PSSI memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih anyar skuad Garuda, Selasa (13/1/2026), di Hotel Mulia, Jakarta—sebuah momentum yang menandai dimulainya perjalanan baru sepak bola nasional.

Herdman hadir menggantikan Patrick Kluivert, yang mengakhiri tugasnya setelah Indonesia tersingkir di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua kekalahan menyakitkan dari Arab Saudi dan Irak memupus mimpi Garuda, sekaligus menjadi titik balik bagi perubahan arah kepemimpinan tim nasional.

Namun di balik kekecewaan, lahirlah harapan. Herdman bukan nama sembarangan. Pelatih asal Inggris itu datang dengan reputasi mentereng—pernah mengukir sejarah bersama Timnas Putra dan Putri Kanada, termasuk membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang puluhan tahun.

Menariknya, Herdman tidak melihat ekspektasi publik Indonesia sebagai tekanan yang menakutkan. Ia justru memaknainya sebagai kehormatan besar.
“Tidak ada tekanan—ini adalah sebuah keistimewaan. Anda memimpin sebuah tim dan membawa harapan sebuah bangsa. Itu bisa menjadi kutukan, atau justru berkah,” ujar Herdman dengan nada mantap dalam sesi perkenalan.

Bagi Herdman, tekanan adalah bahan bakar. Pengalaman membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak 1986 menjadi pelajaran berharga yang ingin ia tularkan kepada para pemain Garuda.
“Saya tahu rasanya ketika sebuah negara berhenti sejenak dan merayakan kelolosan ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tekanan itu adalah berkah. Itulah yang ingin saya tanamkan pada para pemain Indonesia,” katanya.

Ia pun mengajak publik sepak bola Tanah Air untuk bersabar, tanpa kehilangan keyakinan. Menurutnya, mimpi besar tidak pernah lahir dari proses instan.

“Kami akan mendengarkan para penggemar dan menggunakan energi mereka. Tapi lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Indonesia sudah mengambil satu langkah besar—langkah yang sangat besar. Sekarang tugas kami adalah mengambil langkah berikutnya,” ucap Herdman penuh keyakinan.

Di mata Herdman, komitmen, konsistensi, dan keberanian menghadapi tekanan adalah fondasi utama untuk membentuk karakter tim nasional. Itulah alasan ia menerima tantangan besar melatih Indonesia—demi satu tujuan: menghadirkan momen bersejarah yang akan dikenang sepanjang masa.
“Tekanan inilah yang akan membentuk kami, mendorong kami, dan memastikan kami mewujudkan mimpi itu untuk negara ini,” pungkasnya.

Harapan kini kembali dipeluk. Bersama John Herdman, Garuda bersiap terbang lebih tinggi—mengejar mimpi yang belum selesai.

Penulis : Guntar

Editor : Gunawan Tarigan

Berita Terkait

Garuda Siap Tempur, Timnas Hoki Putra Bidik Tiket Final di Bangkok
Gol Kapten Jadi Penentu, Timnas Hockey Putra Lolos ke Semifinal dan Amankan Tiket Asian Games 2026
Menang Tipis atas Kazakhstan, Timnas Hoki Putra Jaga Asa ke Semifinal
Timnas Hoki Putra Indonesia Bidik Start Manis di Kualifikasi Asian Games 2026
Indonesia Peringkat Tiga Dunia Wushu Junior 2026, Regenerasi Bersinar tapi Sanda Jadi Catatan
Prediksi Indonesia vs Bulgaria, Ujian Berat Garuda Hadapi Mesin Gol Eropa di Final
Viral Pengakuan Atlet Kickboxing Soal Pelecehan, Erick Thohir: Tak Ada Toleransi!
DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Pelatih Panjat Tebing, Keselamatan Atlet Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Garuda Siap Tempur, Timnas Hoki Putra Bidik Tiket Final di Bangkok

Selasa, 7 April 2026 - 06:31 WIB

Gol Kapten Jadi Penentu, Timnas Hockey Putra Lolos ke Semifinal dan Amankan Tiket Asian Games 2026

Senin, 6 April 2026 - 04:45 WIB

Menang Tipis atas Kazakhstan, Timnas Hoki Putra Jaga Asa ke Semifinal

Rabu, 1 April 2026 - 09:21 WIB

Timnas Hoki Putra Indonesia Bidik Start Manis di Kualifikasi Asian Games 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Peringkat Tiga Dunia Wushu Junior 2026, Regenerasi Bersinar tapi Sanda Jadi Catatan

Berita Terbaru