JAKARTA – Pengguna Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) diimbau mengatur waktu perjalanan karena Jasa Marga akan melakukan pekerjaan rekonstruksi perkerasan beton di ruas tol arah Rorotan dan Jatiasih. Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kualitas jalan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan pekerjaan rekonstruksi tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang bertujuan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
“Sebagai upaya menjaga kondisi jalan tol tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan, Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division bersama Jasamarga Maintenance Tollroad melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan beton setting 24 jam di Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Rorotan dan Jatiasih,” ujar Alvin.
Pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap mulai Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 08.00 WIB hingga Senin, 27 Juli 2026 pukul 05.00 WIB. Selama proses tersebut, Jasa Marga memastikan rekayasa lalu lintas diterapkan agar mobilitas pengguna jalan tetap berjalan dengan lancar.
Untuk menjamin keselamatan selama pekerjaan berlangsung, Jasa Marga bersama Jasamarga Maintenance Tollroad menempatkan petugas di sekitar area proyek. Sejumlah perlengkapan keselamatan seperti rambu peringatan, traffic cone, water barrier, hingga lampu peringatan (warning light) juga dipasang sesuai standar operasional.
“Pekerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Petugas akan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi sehingga kendaraan tetap dapat melintas dengan aman selama proses rekonstruksi berlangsung,” jelas Alvin.
Adapun lokasi pekerjaan berada di On Ramp Gerbang Tol Cikunir 1 pada lajur 1 untuk arah Rorotan dan Jatiasih. Pekerjaan dimulai Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 08.00 WIB hingga Senin, 27 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi rekonstruksi akan ditutup sementara guna menjaga keselamatan petugas dan pengguna jalan. Namun, lajur lainnya tetap difungsikan sehingga arus lalu lintas tidak ditutup sepenuhnya.
Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dialami pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi, serta mematuhi arahan petugas dan rambu lalu lintas, khususnya saat melintasi area pekerjaan agar perjalanan tetap aman dan lancar,” pungkas Alvin.
Penulis : lazir
Editor : ameri












