Investasi Rp20 Triliun, Pemerintah Bangun Sistem Pembibitan dan Pakan Nasional

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternak Ayam (dok. rentak.id)

Ternak Ayam (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan pentingnya membangun ekosistem peternakan nasional yang kokoh melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan peternak skala kecil. Langkah strategis yang tengah ditempuh adalah pembangunan sistem pembibitan dan pakan nasional yang dikawal BUMN dengan dukungan investasi hingga Rp20 triliun.

Amran menekankan bahwa penguatan sektor pembibitan oleh BUMN bukan berarti mengambil alih peran peternak rakyat. Sebaliknya, kehadiran negara diperlukan agar ketersediaan bibit unggul dan pakan tetap terjamin bagi peternak di seluruh Indonesia.

“Pembibitan harus di-back up oleh BUMN agar peternak kecil tidak kesulitan bibit dan pakan. Tapi budidaya tetap dilakukan oleh peternak rakyat. Inilah ekosistem yang sehat, saling menopang,” ujar Amran usai upacara peringatan Hari Pahlawan di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Ia menjelaskan, keberadaan BUMN di sektor pembibitan akan memperkuat rantai nilai dari hulu hingga hilir. Dengan bibit berdaya genetik tinggi dan pasokan pakan yang cukup, produktivitas dapat meningkat sekaligus menjaga stabilitas pasokan. Sementara itu, peternak rakyat tetap menjadi pelaku utama dalam budidaya sehingga pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan dapat terjaga.

“Kita ingin agar peternak kecil tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem, bukan menggantikan peran mereka,” tegasnya.

Investasi Rp20 triliun tersebut, lanjut Amran, diarahkan untuk pengembangan pusat-pusat pembibitan modern, laboratorium genetik, serta fasilitas distribusi yang terintegrasi dengan sistem logistik nasional. Upaya ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian protein hewani.

“Kalau bibit dan pakan kita kuat, peternakan nasional pasti mandiri,” ucapnya.

Amran juga menegaskan bahwa peternak tidak perlu khawatir terkait perubahan kebijakan. Pemerintah memastikan dukungan berupa bibit, pakan, teknologi, hingga akses permodalan agar peternak semakin berdaya.

“Peternak rakyat jangan khawatir. Justru sekarang saatnya peternak rakyat bangkit. Pemerintah hadir memastikan mereka tidak sendirian,” kata Amran.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem peternakan ini diyakini dapat membuka lapangan kerja baru di sektor logistik, pengolahan hasil peternakan, hingga transportasi.

“Peternakan bukan hanya soal produksi ternak, tetapi martabat ekonomi rakyat. Ketika peternak bangkit, ketahanan pangan ikut kuat,” pungkasnya.

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru

Berita Terbaru