Integrasi Moda Transportasi, Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 132% pada Pergantian Tahun 2024-2025

- Penulis

Jumat, 3 Januari 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lonjakan pengguna yang signifikan pada LRT Jabodebek selama pergantian tahun 2024-2025.

Dalam dua hari, terjadi peningkatan sebesar 132% dalam jumlah pengguna dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini dipicu oleh integrasi moda transportasi yang memudahkan perjalanan masyarakat serta komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas layanan LRT Jabodebek.

Pada pergantian tahun 2024-2025, LRT Jabodebek mencatatkan peningkatan yang luar biasa dalam jumlah pengguna yang memanfaatkan layanannya. Dari total 156.490 pengguna selama dua hari tersebut, terlihat bahwa masyarakat semakin percaya dan menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan transportasi utama.

“Angka ini mencerminkan peran penting LRT Jabodebek dalam menyediakan moda transportasi modern yang aman dan terintegrasi, terutama pada momen spesial seperti pergantian tahun,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, Jumat (3/1/2024).

Dilanjutkan Anne, adapun stasiun-stasiun dengan akses konektivitas tinggi, seperti Stasiun Dukuh Atas BNI dan Stasiun Cikoko, menjadi favorit pengguna selama periode ini.

Menurut Anne integrasi moda transportasi di berbagai stasiun menjadi faktor kunci dalam meningkatkan jumlah pengguna LRT Jabodebek. Kemudahan akses ke berbagai moda transportasi lainnya memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi pengguna dalam perjalanan mereka.

“Integrasi moda transportasi di stasiun-stasiun menjadi dorongan lonjakan pengguna LRT Jabodebek. Konektivitas dengan moda transportasi lain, seperti Commuter Line, MRT Jakarta, KA Bandara, Transjakarta, hingga layanan kereta cepat Whoosh, memberikan kemudahan perjalanan bagi masyarakat. Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna, tetapi juga memperluas jangkauan layanan LRT Jabodebek sebagai bagian dari sistem transportasi yang terhubung,” ujar Anne

Langkah KAI untuk memperpanjang jam operasional LRT Jabodebek hingga tengah malam juga berkontribusi pada keberhasilan lonjakan pengguna ini. Dengan melakukan inovasi dan menjaga kualitas layanan, KAI optimistis bahwa LRT Jabodebek akan terus menjadi pilihan utama dalam mobilitas masyarakat.

Dengan lonjakan pengguna yang signifikan, KAI optimistis bahwa LRT Jabodebek akan terus menjadi bagian dalam mobilitas masyarakat. (***)

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru