Indonesia-Vietnam Sepakat Kerja Sama Sains & Teknologi, Siap Gelontorkan Dana hingga USD 50 Juta!

- Penulis

Selasa, 11 Maret 2025 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Indonesia,Brian Yuliarto, dan Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Nguyen Manh Hung. (dok. kemendiksaintek)

Penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Indonesia,Brian Yuliarto, dan Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Nguyen Manh Hung. (dok. kemendiksaintek)

JAKARTA –  Indonesia dan Vietnam semakin mempererat hubungan bilateral di sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Indonesia, Brian Yuliarto, dan Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Nguyen Manh Hung, pada Minggu (9/3/2025).

Dalam pernyataannya, Menteri Brian menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.

“Kerja sama ini akan memperkuat inovasi dan riset yang mendukung ketahanan pangan, energi, serta pengembangan industri berbasis teknologi,” ujar Menteri Brian.

LoI yang disepakati mencakup enam poin utama, antara lain:

Pertukaran informasi serta pengalaman terkait kebijakan, hukum, dan peraturan di bidang sains dan teknologi.

Kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi, termasuk manufaktur, pertanian, kecerdasan buatan, big data, serta Internet of Things (IoT).

Pertukaran tenaga ahli, ilmuwan, peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mendorong kolaborasi ilmiah.

Penyelenggaraan konferensi, seminar, dan pelatihan guna memperluas wawasan dan jaringan akademik.

Koordinasi program inovasi dan hilirisasi teknologi.

Aktivitas lain yang disepakati secara bersama.

Saat ini, terdapat 47 mahasiswa asal Vietnam yang sedang menempuh pendidikan di berbagai universitas di Indonesia, mulai dari jenjang sarjana hingga doktoral. Kedua negara juga berencana meningkatkan kolaborasi riset dengan skema pendanaan bersama.

Untuk tahap awal, pendanaan proyek percontohan direncanakan berkisar antara USD 10.000 hingga USD 50.000, dengan peluang investasi lebih besar hingga USD 50 juta di masa mendatang. Skema ini juga bertujuan mendorong keterlibatan sektor swasta dalam penelitian.

Menteri Brian menekankan pentingnya percepatan implementasi kerja sama ini.

“Saya yakin, melalui semangat solidaritas di kawasan Asia Tenggara, kita dapat saling belajar dan memperkaya wawasan dengan berbagi pengalaman serta perspektif,” katanya.

Dalam pertemuan ini, Menteri Brian didampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Cristie; Dirjen Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani; serta Direktur Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman. ***

 

Penulis : amanda az

Editor : reni dn

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru