Indonesia–Austria Bahas Kerja Sama Vokasi, Menaker Usulkan Skema Magang hingga Pembangunan BLK

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli dan Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan Kemnaker. (dok. rentak.id)

Menaker Yassierli dan Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan Kemnaker. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menerima kunjungan Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Rabu, 9 Juli 2025.

Pertemuan bilateral ini membahas peluang penguatan kerja sama di bidang pelatihan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dalam pertemuan tersebut, Yassierli menyoroti potensi kerja sama pelatihan vokasi sebagai strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja global. Ia menilai, sistem vokasi Austria yang berbasis industri bisa menjadi model rujukan yang relevan bagi Indonesia.

“Austria dikenal dengan sistem vokasinya yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan industri. Kami percaya, kolaborasi ini bisa membuka ruang baru dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja Indonesia,” kata Yassierli.

Ia juga mengusulkan skema pemagangan bagi lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) Indonesia untuk mengikuti pelatihan industri di Austria selama dua hingga tiga tahun. Menurutnya, Indonesia memiliki dua jalur pengiriman tenaga kerja ke luar negeri: sebagai pekerja migran dan sebagai peserta pemagangan.

“Skema magang ini bukan hanya soal penempatan kerja, tapi bagian dari penguatan kompetensi nasional. Karena itu, kami ingin memastikan pelindungan yang memadai bagi peserta magang,” ujar dia.

Yassierli juga membuka peluang kerja sama untuk pembangunan BLK baru di Indonesia dengan dukungan Austria. Ia menyambut baik usulan pertukaran peserta vokasi sebagai bagian dari diplomasi peningkatan SDM.

Di sisi lain, Dubes Thomas Loidl menegaskan komitmen Austria dalam mendukung pengembangan vokasi di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa negaranya membuka peluang pengiriman peserta magang asal Indonesia, terutama di sektor hospitality, dengan kuota 100 hingga 200 orang per tahun.

“Indonesia adalah mitra strategis. Banyak perusahaan Austria tertarik merekrut tenaga kerja magang dari Indonesia,” kata Loidl.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama sebelumnya dilakukan melalui skema pinjaman untuk pembangunan BLK. Saat ini, pemerintah Austria tengah menjajaki bentuk dukungan lanjutan, baik melalui pinjaman maupun hibah, untuk memperluas kerja sama pelatihan vokasi dan pembangunan BLK.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru