JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik kembali mengeluarkan prakiraan cuaca dan peringatan dini untuk wilayah Jabodetabek pada Jumat, 13 Februari 2026.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca akan didominasi oleh potensi hujan sedang hingga lebat, yang bisa disertai angin kencang dan dampak hidrometeorologi, terutama pada siang hingga sore hari.
Berdasarkan data terbaru BMKG, sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Di beberapa titik bahkan kemungkinan terjadi hujan terus menerus yang meningkatkan risiko genangan dan gangguan pada aktivitas masyarakat.
Sebagai gambaran cuaca hari ini menurut BMKG:
DKI Jakarta secara umum diprediksi hujan ringan hingga sedang sepanjang hari, dengan suhu udara berkisar sekitar 23-28 °C dan kelembapan mencapai 73-96 %, sehingga udara terasa lembap dan potensi pertumbuhan awan hujan tinggi.
Dalam peringatan yang ditetapkan, status cuaca untuk 13 Februari berada pada kategori Waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah berikut:
Kota Tangerang & Kabupaten Tangerang
Kota dan seluruh wilayah administratif Jakarta
Kepulauan Seribu
Kabupaten Bekasi dan Kota Depok
Wilayah-wilayah tersebut berpeluang mengalami curah hujan yang cukup tinggi, yang berisiko menyebabkan genangan air maupun gangguan lalu lintas.
Selain hujan, BMKG juga mencatat potensi angin kencang dengan durasi pendek, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang. Angin ini berpeluang menyebabkan gangguan terhadap aktivitas luar ruangan dan kerusakan pada bangunan ringan, serta kemungkinan pohon tumbang di kawasan rawan.
Potensi Dampak dan Imbauan BMKG
Meski hingga kini belum ada wilayah yang masuk kategori Siaga atau Awas (untuk hujan ekstrem), BMKG menekankan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat tetap dapat menimbulkan dampak signifikan seperti:
Genangan air di kawasan dataran rendah
Luapan sungai kecil atau drainase yang tersumbat
Longsor di daerah perbukitan atau lereng tanah yang jenuh air
Terhambatnya aktivitas masyarakat dan transportasi
BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan beberapa langkah kesiapsiagaan berikut:
Pantau terus informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG seperti situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial resmi.
Sesuaikan rencana perjalanan dan aktivitas luar ruangan, terutama pada sore hingga malam hari.
Hindari daerah rawan banjir dan tanah longsor, serta pastikan sistem drainase lingkungan bersih dari sampah.
Laporkan gangguan lingkungan atau kejadian cuaca ekstrim kepada aparat setempat jika diperlukan.
Konteks Musim Hujan
BMKG sendiri menegaskan Indonesia masih berada pada puncak musim hujan pada awal Februari 2026. Kondisi ini meningkatkan peluang hujan intensitas tinggi di sejumlah wilayah, termasuk Jawa dan sekitarnya, sehingga kewaspadaan terhadap cuaca basah perlu terus ditingkatkan.
Dengan data prakiraan harian, suhu, kelembapan, serta rangkuman konteks klimatologi nasional, risiko cuaca di Jabodetabek pada 13 Februari 2026 ini lebih terukur dan diharapkan masyarakat dapat bersiap lebih dini.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana













